ESDM Dorong Nelayan Gunakan PLTS untuk Penyimpanan Ikan
📅 Selasa, 07 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim RedaksiDedieselisasi merupakan program yang diinisiasi oleh PT PLN untuk mengganti pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) menjadi pembangkit EBT, seperti PLTS yang dikombinasikan dengan sistem penyimpanan energi (baterai).
Yang masih menjadi pekerjaan rumah saat ini, tutur Eniya, adalah menentukan harga listrik yang dihasilkan oleh PLTS dan disimpan di dalam baterai.
“Baterainya rada banyak, itu kami masih diskusi terus,” tuturnya.
Eniya berupaya untuk meningkatkan jumlah pembangkit listrik dari energi terbarukan di sana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Akan tetapi, pembangunan pembangkit listrik EBT membutuhkan investasi senilai 1.682 triliun rupiah.
“Itu bukan angka yang kecil, kami inginkan adanya kolaborasi internasional dengan JETP,” kata Eniya.
Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa menyampaikan program dedieselisasi butuh diakselerasi dengan target finalisasi yang jelas. Padahal pelaksanaan program dedieselisasi ke pembangkit energi terbarukan memberikan manfaat, di antaranya berupa pengurangan biaya pembangkitan listrik lokal dan mengurangi kebutuhan diesel dan impornya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!