Bali Jadi Destinasi Wisata Kesehatan, KEK Sanur akan Hadirkan Pusat Layanan Fertilitas
📅 Selasa, 07 Okt 2025, 11:15 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: HIN
DENPASAR - Pusat layanan fertilitas akan hadir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur, Denpasar, Bali, untuk mendukung Pulau Dewata sebagai destinasi wisata kesehatan dan kebugaran kelas dunia.
“Ini merupakan tonggak penting bagi transformasi pariwisata kesehatan Indonesia,” kata Direktur Utama PT Hotel Indonesia Natour (HIN) Christine Hutabarat di Denpasar, Bali, Selasa (7/10).
Untuk tahap awal pusat layanan itu, badan usaha milik negara (BUMN) HIN selaku Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) KEK Sanur atau The Sanur, menggandeng kemitraan dengan jaringan klinik fertilitas asal Malaysia yang sebelumnya sepakat meneken perjanjian penyewaan lahan (LLA).
Kerja sama itu menandai langkah awal pembangunan pusat layanan kesehatan spesialis fertilitas berstandar internasional di atas lahan seluas 6.343 meter persegi di KEK Sanur.
Pusat layanan itu, kata dia, akan menghadirkan perawatan fertilitas komprehensif, termasuk program bayi tabung (IVF), obstetri, ginekologi, serta layanan kesehatan wanita dan anak secara menyeluruh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, perwakilan mitra Alpha IVF Dato’ Dr Colin Lee mengungkapkan, Indonesia memiliki kebutuhan yang terus berkembang dalam layanan fertilitas.
Pihaknya ingin mendukung visi pemerintah Indonesia dalam menjadikan KEK Sanur sebagai destinasi utama wisata kesehatan.
“Dengan hadirnya pusat layanan di Bali, kami ingin membawa standar internasional lebih dekat kepada masyarakat Indonesia,” ucapnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
KEK Sanur merupakan kawasan kesehatan dan pariwisata pertama di tanah air yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada 25 Juni 2025.
Kawasan seluas 41,26 hektare itu menjadi salah satu proyek strategis nasional yang dirancang untuk menampung berbagai fasilitas unggulan modern dan terintegrasi, mulai dari fasilitas medis bertaraf internasional, akomodasi hotel dan MICE, dan pusat riset kesehatan.
Berdasarkan data Dewan Nasional KEK, KEK Sanur dirancang dengan proyeksi total investasi sebesar Rp10,2 triliun dan diperkirakan akan menyerap 18.375 tenaga kerja langsung dan 25.272 tidak langsung pada saat beroperasi penuh.
Dewan Nasional KEK juga mencatat sejak penetapan hingga triwulan I-2025, KEK Sanur telah mencatatkan realisasi investasi kumulatif sebesar Rp4,42 triliun dan menciptakan 3.822 lapangan kerja.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!