Tim Tanggap Darurat Freeport Temukan Seluruh Jenazah Pekerja Tambang
📅 Senin, 06 Okt 2025, 09:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA
TIMIKA – Tim tanggap darurat PT Freeport Indonesia telah menemukan dan mengevakuasi seluruh jenazah pekerja yang terjebak dari lokasi luncuran material basah di tambang Grasberg Block Cave (GBC) Tembagapura, Mimika, Minggu (5/10) malam hingga Senin dini hari.
Kapolsek Tembagapura Iptu Firman yang dihubungi dari Timika, Papua Tengah, Senin (06/10), mengatakan lima jenazah pekerja tersebut sudah dibawa ke Timika dan selanjutnya empat jenazah akan diterbangkan ke Jakarta, sedangkan satu lainnya akan dimakamkan di Kuala Kencana.
"Semuanya sudah dibawa ke Timika tadi pagi. Satu orang dikubur di Kuala Kencana, sedangkan empat orang diterbangkan ke Jakarta hari ini juga," katanya.
Sebanyak empat jenazah yang akan diberangkatkan ke Jakarta, yaitu Victor Manuel Bastida Ballesteros, Balisang Telile, Holong Gembira Silaban, dan Dadang Hermanto.
Victor Manuel Bastida Ballesteros merupakan pekerja ekspatriat asal Cile, Balisang Telile merupakan pekerja ekspatriat asal Afrika, sedangkan jenazah Zaverius Magai akan dimakamkan di Kuala Kencana, Timika.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebanyak lima pekerja tersebut, karyawan PT Redpath Indonesia, perusahaan kontraktor PT Freeport di area tambang bawah tanah.
Ia mengatakan jenazah terakhir yang ditemukan oleh tim tanggap darurat PTFI, yaitu Holong Gembira Silaban dan Zaverius Magai.
"Dua yang ditemukan terakhir itu baru tiba di Rumah Sakit Tembagapura sekitar pukul 03.00 WIT," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Setiba di RS Tembagapura, lima jenazah para pekerja tambang Freeport itu langsung ditangani oleh tim dokter dari Bidang Dokkes Polda Papua untuk proses identifikasi.
Kabid Dokkes Polda Papua AKBP dr Mansyuri SPFM langsung turun tangan melakukan proses identifikasi para korban bersama tim dokter RS Tembagapura.
Kapolsek Firman mengaku belum mengetahui langkah selanjutnya dilakukan manajemen PTFI setelah seluruh jenazah pekerja ditemukan.
"Oh itu saya belum tahu, kami saja dilarang masuk ke rumah sakit," ucapnya.
Kondisi jenazah lima pekerja itu dilaporkan semuanya masih utuh.
"Utuh semua, dari laporan yang kami terima, mereka hanya terjepit di antara lumpur-lumpur yang masuk ke area tambang bawah tanah," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!