Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pengamat Nilai Perintah Presiden Tepat untuk Hentikan Keracunan MBG

📅 Senin, 06 Okt 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pengamat Nilai Perintah Presiden Tepat untuk Hentikan Keracunan MBG Doc: ANTARA FOTO/Adeng Bustomi/tom.
Ket. Ilustrasi: Pegawai Dinas Kesehatan Ciamis menguji higienis peralatan dapur untuk memastikan kebersihan serta keamanan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dapur Sehat Kemala Bhayangkari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (30/9).

Jakarta -- Pengamat Pendidikan dan Kemasyarakatan Serian Wijatno memandang perintah tegas dari Presiden Prabowo Subianto agar seluruh dapur Makan Bergizi Gratis ( MBG) dilengkapi standar higienis tinggi merupakan langkah yang tepat untuk menghentikan kasus keracunan MBG.

"Kasus keracunan makanan di sekolah ini jika tidak dihentikan dapat berdampak signifikan pada semangat belajar mengajar," ujar Serian dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Selain menerapkan standar higienis tinggi, meliputi alat-alat sterilisasi dan perangkat uji makanan (test kit), serta filter air bersih itu, Serian memandang pihak sekolah juga perlu melakukan pengawasan rutin terhadap kualitas makanan.

"Sekolah wajib mengimplementasikan standar keamanan pangan yang ketat dan melakukan pengawasan rutin terhadap kualitas makanan sekolah dengan menggunakan bahan makanan segar dan bersertifikat," kata dia.

Serian yang juga Ketua Dewan Pakar Forum Masyarakat Indonesia Emas (Formas) itu mengingatkan pentingnya bagi sekolah dan orang tua untuk bekerja sama dalam menjaga semangat belajar siswa. Ia menyoroti perlunya penyelenggaraan konseling untuk mengatasi trauma siswa terhadap kasus keracunan MBG.

"Harus ada upaya mengatasi trauma dan meningkatkan kepercayaan bagi para siswa. Misalnya dengan mengadakan konseling untuk membantu siswa mengatasi trauma, meningkatkan komunikasi antara sekolah dan orang tua untuk memantau kondisi siswa," katanya.

Sebelumnya, Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan perintah terkait penerapan standar higienis yang tinggi di dapur MBG diberikan oleh Presiden Prabowo kepada Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) dalam rapat terbatas yang digelar di kediaman pribadi Presiden Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta, pada Minggu (5/10) malam.

"Presiden menegaskan kepada Kepala BGN bahwa setidaknya pada minggu depan ini, dapur-dapur harus sudah dilengkapi dengan alat tes kit yakni mengecek kebersihan makanan, alat pencuci dan pengering higienis dilengkapi air hangat, dan alat khusus untuk menghindari bakteri, dan penyediaan filter air bersih," kata Seskab Teddy.

Menurut Teddy, evaluasi mengenai pelaksanaan Program MBG  menjadi salah satu isu yang dibahas dalam rapat terbatas pada malam itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Perubahan Cuaca Benarkah Dapat Mengakibatkan Infeksi?

37 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Perubahan Cuaca Benarkah Da...
Megapolitan
Pembangunan SDM dan Pengemb...

Pantai Harus Tampak Indah, tak Boleh Kumuh

45 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pantai Harus Tampak Indah, ...
Megapolitan
Hadapi Musim Kemarau Panjan...

Kamar Kos Jadi Lokasi Rekonstruksi Kasus Pembunuhan Mahasiswi

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kamar Kos Jadi Lokasi Rekon...
Olahraga
Dua Petenis Terus Bersaing ...
Olahraga
Indonesia Turun Full Team B...
Megapolitan
Kapal Kandas karena Air Sur...

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

Piala AFF 2026: Laga Penentu Grup A, Vietnam Tak Punya Pilihan Selain Menang atas Indonesia

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.