Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kremlin Tegaskan Tak Ada Alasan Menyalahkan Rusia atas Insiden Drone di Eropa

📅 Senin, 06 Okt 2025, 18:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kremlin Tegaskan Tak Ada Alasan Menyalahkan Rusia atas Insiden Drone di Eropa Doc: Antara
Ket. Arsip - Bendera nasional Rusia terlihat di Kremlin, Moskow.

Moskow - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan tidak ada alasan untuk menyalahkan Rusia atas serangkaian insiden penemuan drone di sejumlah negara Eropa dalam beberapa pekan terakhir.

Peskov menyampaikan hal itu pada Senin (6/10), setelah media di Denmark, Norwegia, dan Jerman melaporkan adanya pesawat nirawak (drone) tak dikenal di dekat bandara, yang sebagian dikaitkan dengan Rusia.

“Sekali lagi, tidak ada alasan untuk menyalahkan Rusia atas hal ini. Saya baru saja membaca laporan bahwa seorang penggemar penerbangan lokal ditangkap di salah satu kota di Eropa karena sedang menguji drone,” kata Peskov kepada wartawan di Moskow.

“Drone tak dikenal itu terlihat, menimbulkan kepanikan, lalu ternyata pelakunya warga lokal tanpa hubungan apa pun dengan Rusia. Itu hanya contoh kecil dan terisolasi, tetapi tampaknya kita perlu memperluas cara pandang,” lanjutnya.

Menurut Peskov, banyak politisi di Eropa kini cenderung menuding Rusia atas berbagai peristiwa tanpa bukti yang jelas.

“Situasi dengan drone ini, paling tidak, bisa disebut sebagai hal yang aneh,” ujarnya.

Sebelumnya, Bandara Internasional Munich di Jerman menghentikan sementara seluruh penerbangan pada Kamis malam setelah beberapa kali terdeteksi drone di area udara bandara, kata pengelola bandara dalam pernyataannya, Jumat (3/10).

Gangguan tersebut menyebabkan 17 penerbangan keberangkatan dibatalkan dan 15 penerbangan kedatangan dialihkan ke Stuttgart, Nuremberg, Wina, dan Frankfurt, berdampak pada sekitar 3.000 penumpang.

Insiden di Munich itu menambah daftar gangguan wilayah udara di beberapa negara Uni Eropa, termasuk Polandia, Rumania, Latvia, Estonia, dan Denmark.

Sejumlah negara-negara Eropa menuding Rusia berada di balik pelanggaran wilayah udara mereka oleh drone, namun Moskow membantah tegas tuduhan tersebut.

Pejabat pertahanan Belgia meluncurkan penyelidikan setelah 15 drone terdeteksi terbang di atas pangkalan militer Elsenborn di East Cantons, dekat perbatasan Jerman, pada Kamis malam waktu setempat, demikian laporan media lokal.

Menurut media penyiaran Belgia, VRT NWS, kantor Menteri Pertahanan Belgia Theo Francken memastikan bahwa kementerian mereka telah memulai penyelidikan terkait insiden tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...

BPJS Kesehatan Edukasi Polda Kepri Terkait Program JKN

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
Rona
6 Drama Korea Baru yang Waj...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.