Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Langkah Cerdas! Kopdes Merah Putih Kajasi di Biak Numfor Papua Buktikan Desa Bisa Mandiri Lewat Bisnis Apotek!

📅 Minggu, 05 Okt 2025, 17:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Langkah Cerdas! Kopdes Merah Putih Kajasi di Biak Numfor Papua Buktikan Desa Bisa Mandiri Lewat Bisnis Apotek! Doc: ANTARA/ Muhsidin.
Ket. Kantor Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah menggunakan gedung pusat layanan usaha terpadu (PLUT) Kabupaten Biak Numfor, Papua.

BIAK NUMFOR – Implementasi program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih sebenarnya jadi langkah menarik buat memperkuat ekonomi di tingkat desa.

Program Kopdes Merah Putih mencoba menghubungkan koperasi dengan BUMDes dan pelaku usaha lokal agar rantai distribusi, terutama bahan pokok, bisa lebih efisien dan merata.

Dengan kata lain, Kopdes Merah Putih ini kayak bikin “ekosistem dagang” versi desa—semuanya saling terhubung dari produsen sampai konsumen. Namun, tantangannya ada di manajemen, transparansi, dan konsistensi dukungan dari pemerintah.

Kalau dijalankan dengan serius, Kopdes Merah Putih bisa jadi fondasi nyata buat kemandirian ekonomi desa, bukan cuma proyek seremonial, tapi sistem yang benar-benar hidup dan menggerakkan masyarakat dari akar rumput.

Dinas Koperasi Kabupaten Biak Numfor, Papua, mengapresiasi program Kopdes Merah Putih Kampung Kajasi Distrik Biak Timur mengelola usaha apotek dan gerai bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat setempat.

"Ini contoh program Kopdes Merah Putih Kajasi yang paling menyentuh karena punya apotek, gerai sembako, kantor koperasi, perikanan dan produksi kapur pinang," kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Pengembangan Koperasi Dinas Koperasi Biak Numfor Regina D Krobo di Biak, Sabtu.

Ia mengharapkan pengurus Kopdes Merah Putih Yang juga mengelola simpan pinjam dapat lebih nyata dengan membuat program pangan lokal.

Di antara pangan lokal, lanjut dia, pada sektor pertanian, peternakan, perikanan, koperasi simpan pinjam dan kios bahan pokok.

Ia berharap kehadiran Kopdes Merah Putih dapat membuka peluang ekonomi bagi warga lokal orang asli Papua.

Sedangkan untuk peningkatan informasi dan pengetahuan pengurus koperasi, menurut Regina, tetap berpedoman pada Peraturan Pemerintah No. 28 Tahun 2025 tentang Pengurusan Perizinan Berisiko Koperasi serta Akuntansi Manajemen Koperasi.

Regina berharap pengurus Kopdes Merah Putih yang telah terbentuk segera menetapkan program kerja dan jenis usaha yang dikelola koperasi.

Sedangkan hal lain menjadi perhatian pengurus koperasi, lanjut dia, memberikan penguatan kapasitas anggota dan pengurus tentang hak kewajiban menjalankan organisasi koperasi.

Hingga awal Oktober 2025 di Kabupaten Biak Numfor terdapat sebanyak 251 Kopdes/Kopkel Merah Putih.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.