Kamp Pengungsi Kongo Diserang Kelompok Bersenjata Tewaskan 14 Korban Jiwa
📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 23:12 WIB | Oleh: Deri Henriawan
Doc: AFP
KIGALI - Setidaknya 14 orang tewas pada Kamis (2/10) dalam serangan oleh milisi di sebuah kamp pengungsi di Provinsi Ituri, Republik Demokratik Kongo bagian timur, menurut media lokal.
Serangan di wilayah Djugu terjadi pada pagi hari ketika para pengungsi dari lokasi Rhoo sedang menuju kebun mereka di desa-desa sekitarnya, menurut laporan tersebut.
Radio PBB, mengutip para saksi mata, mengatakan para korban sebagian besar adalah petani dan mengaitkan serangan itu dengan kelompok milisi Koperasi untuk Pembangunan Kongo (CODECO).
"Para saksi mata melaporkan bahwa para milisi menyergap, melepaskan tembakan, dan melukai beberapa korban dengan pisau. Jumlah korban masih sementara karena sulitnya mengakses area tersebut," menurut laporan itu.
Belum ada komunikasi resmi mengenai insiden tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Namun setelah serangan itu, kepanikan yang meluas melanda lokasi Rhoo, yang menampung ribuan pengungsi, kata laporan itu.
Para pemimpin masyarakat sipil setempat menyerukan intervensi segera oleh tentara untuk mengamankan wilayah tersebut.
Republik Demokratik Kongo telah mengalami salah satu konflik paling berlarut-larut dan kompleks dengan krisis kemanusiaan yang serius di dunia, mengakibatkan tujuh juta orang mengungsi, menurut PBB.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kelompok bersenjata meneror warga sipil di seluruh Kongo timur. PBB pada Juli mendokumentasikan serangan mematikan oleh pemberontak Pasukan Demokratik Sekutu (ADF), CODECO, dan milisi Raia Mutomboki/Wazalendo di Ituri, Kive Selatan, dan Kivu Utara. Ant/Anadolu
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!