Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dukung Transisi Energi, PGN Dorong Budaya Hijau Lewat Eco Green Fest 2025

📅 Sabtu, 04 Okt 2025, 17:07 WIB | Oleh:
Dukung Transisi Energi, PGN Dorong Budaya Hijau Lewat Eco Green Fest 2025 Doc: istimewa
Ket. Suasana Eco Green Fest 2025 yang digelar PGN di Jakarta, baru-baru ini

JAKARTA- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina mempertegas komitmennya mendukung transisi menuju energi bersih dengan mendorong terciptanya budaya hijau di lingkungan perusahaan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Eco Green Fest 2025 yang digelar pada 2–3 Oktober 2025 di Kantor Pusat PGN, Jakarta.

Ajang itu menjadi inisiatif strategis perusahaan untuk mengintegrasikan nilai-nilai keberlanjutan ke dalam budaya kerja sekaligus kehidupan sehari-hari karyawan, sehingga semangat hijau dapat tumbuh dan terimplementasi secara konsisten.

Direktur Strategi & Pengembangan Bisnis PGN, Mirza Mahendra, mengatakan keberlanjutan tidak cukup hanya dengan kebijakan besar, tetapi juga dapat dilakukan mulai dari langkah kecil sehari-hari. 

“Kami percaya bahwa perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan harus dimulai dari kesadaran individu. Harapannya kolaborasi individu yang peduli lingkungan dengan strategi bisnis berkelanjutan akan memperkuat daya saing dan membuka peluang ekonomi hijau,” kata Mirza di Jakarta, baru-baru ini. 

Ia menjelaskan, kolaborasi antara individu yang memiliki kepedulian lingkungan dan korporasi yang menjalankan strategi bisnis berkelanjutan akan melahirkan dampak yang lebih luas. Tidak hanya sebatas menjaga kelestarian lingkungan, namun juga menciptakan peluang ekonomi baru, memperkuat daya saing usaha, serta memberi manfaat sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Sekretaris Perusahaan PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa festival ini mengusung lima pilar utama, mulai dari Green Movement hingga Green Entertainment. Sejumlah program konkret turut dihadirkan, salah satunya sesi “Seeds of Change” berupa pembagian 1.400 bibit pohon dan tanaman yang dapat dibawa pulang oleh pekerja PGN. Inisiatif itu bertujuan menumbuhkan budaya hijau yang berkelanjutan, baik di lingkungan kantor maupun di rumah masing-masing.

Selain itu, PGN juga menerapkan kebijakan “Empty-Glass Policy” yang dirancang untuk mengurangi limbah air sekaligus membangun gaya hidup sehat. Melalui seruan ini, pekerja didorong untuk membawa wadah minum pribadi agar tidak bergantung pada air minum kemasan, sehingga tercipta budaya efisiensi sumber daya yang konsisten di tempat kerja.

PGN juga mengajak pekerja untuk berpastisipasi dalam gerakan hemat energi melalui One Switch for the Earth. Kebiasaan sederhana seperti mematikan lampu dan perangkat listrik yang tidak digunakan bagi pekerja yang terakhir meninggalkan ruangan. Kebiasaan sederhana itu dapat memberikan dampak besar, karena mengurangi pemborosan energi listrik dan menumbuhkan kesadaran kolektif akan pentingnya sustainability.

“Semoga ke depan kolaborasi antara korporat dan komunitas-komunitas internal bisa menciptakan hal-hal yang positif untuk mendukung wellbeing pekerja dan kinerja perusahaan,” ungkap Fajriyah.

Rangkul UMKM Lokal

Sementara pada pilar Green Workshop & Education, aktor sekaligus pegiat lingkungan, Hamish Daud bersama Gloria Parinnusa, yang dikenal sebagai Minimalist Enthusiasts, berbagi inspirasi tentang gaya hidup hijau. Mereka menekankan pentingnya konsistensi langkah kecil, mulai dari mengurangi plastik sekali pakai hingga mendukung produk ramah lingkungan. 

Selain itu, praktisi Syukriyatin Ni’amah dari Robries dan Prisma Pratama Sukma selaku Founder Lala Farm hadir dalam sesi talkshow Green Business. Mereka membahas konsep, peluang, tantangan dan tips aman bagi pekerja yang ingin terjun di industri green business.

Festival itu juga menghadirkan Green Market yang memberi ruang bagi enam UMKM lokal untuk memperkenalkan produk-produk bernilai hijau, mulai dari hidangan sehat dan minuman alami, karya kreatif hasil daur ulang yang bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari, hingga tanaman hias lengkap dengan pot dekoratif yang mempercantik rumah. 

Sementara itu, pilar Green Community mengajak pekerja PGN berpartisipasi dalam aksi kolektif, seperti Eco Fashion Swap, di mana mereka dapat menyumbangkan pakaian layak pakai dan menukarkannya dengan item fashion lain melalui sistem koin, serta Leaf It to Me Challenge yang mendorong perawatan tanaman dari bibit yang telah dibagikan. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Angka Perdadangan Orang di Jabar Cukup Tinggi

24 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Angka Perdadangan Orang di ...

Ekspor Jatim Terus Digencarkan dengan Industri Hijau

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Ekspor Jatim Terus Digencar...
Olahraga
Sebagai Unggulan Kedua Turn...
Olahraga
Janice Tjen Bersama Zhang B...

Siswa seberangi sungai di Pandeglang

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Siswa seberangi sungai di P...
Daerah
Gunung Semeru Erupsi dengan...
Olahraga
Sudah Lolos ke Semifinal, P...
Megapolitan
Pelatihan mitigasi bencana ...
Daerah
Pawai sapi tunggang dan ger...

Eropa Pasang Badan Hadapi Rencana FIFA

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Eropa Pasang Badan Hadapi R...

Pelepasliaran 500 ekor tukik di Bali

51 menit yang lalu | Wahyu AP

Wisata
Pelepasliaran 500 ekor tuki...
Ekonomi
Inflasi di Rejang Lebong ak...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

Tukin Prajurit TNI dan Pegawai Kemhan Dinaikkan Setelah Delapan Tahun tanpa Penyesuaian, Ini Besarannya

30 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 4
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 4
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.