Otorita IKN Siapkan Nusantara Jadi Smart City Bernuansa Hijau
📅 Kamis, 25 Sep 2025, 20:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: ANTARA/HO-dokumen Humas Otorita IKN
PENAJAM PASER UTARA – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus memacu pembangunan calon ibu kota baru di Kalimantan Timur, tepatnya di sebagian wilayah Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara.
Konsep yang diusung bukan sekadar memindahkan pusat pemerintahan, tapi merancang sebuah kota pintar yang modern, sekaligus kota hutan yang berkelanjutan, dan tentu sebagai pusat politik baru Indonesia.
Secara analitis, pendekatan ini mencerminkan ambisi ganda: menjawab tantangan urbanisasi dengan teknologi kota cerdas, serta menjaga ekologi melalui konsep kota hutan.
Selain itu, pemindahan ibu kota juga punya dimensi politik—menyeimbangkan pembangunan antarwilayah dan mengurangi ketimpangan Jawa–luar Jawa.
Dengan kata lain, IKN diproyeksikan bukan hanya jadi simbol baru, tapi instrumen strategis untuk mendorong transformasi nasional.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Pembangunan IKN terbagi lima tahapan," ujar Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono ketika berbincang bersama wartawan senior dari Lembaga Pers Dr. Soetomo (LPDS).yang berkunjung ke IKN, Kaltim, Kamis (25/9).
Pembangunan IKN tahap satu 2020-2024, telah menunjukkan progres atau kemajuan pengerjaan pembangunan 99 persen rampung.
Pembangunan tahap IKN dua 2025-2030, jelas dia, pada tahap dua pembangunan ada tiga lembaga melanjutkan pengerjaan pembangunan yang belum selesai pada tahap satu.
Sebaiknya Anda baca juga:
Proyek pembangunan baru pada tahap dua ditangani Otorita IKN, termasuk pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif yang kontrak kerja direncanakan ditandatangani pada 15 Oktober 2025, lanjut dia, dengan target IKN menjadi Ibu Kota Politik pada 2028.
Kemudian pembangunan IKN terbagi dalam beberapa tahapan, yakni tahap tiga 2030-2035, tahap empat 2035-2040 dan tahap lima 2040-2045.
IKN digarap menjadi kota hutan (forest city) dengan menghutankan hutan tanam industri di kawasan IKN dengan menanam berbagai jenis pohon, kata dia, setiap dua pekan sedikitnya 1.100 pegawai IKN melakukan penanaman pohon tersebut.
Otorita IKN juga membangun bendungan kecil (embung), dan telah terbangun 30 embung di kawasan IKN. Pada tahun ini dibangun sedikitnya 24 bendungan kecil yang fungsinya sama dengan hutan, yakni menjaga lingkungan IKN tetap asri.
Di IKN juga dibangun semua gedung dan infrastruktur serba pintar atau menjadi kota pintar (smart city), jelas dia, tahun ini ditarget mencapai 25 persen cakupan layanan kota pintar untuk menjadi ibu kota modern.
Sejumlah infrastruktur pendukung, antara lain Bandara Internasional Nusantara sudah rampung 100 persen dan bakal ditempatkan 41 orang mengoperasikan prasarana pendukung transportasi IKN tersebut.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!