Mual dan Muntah Massal! Puluhan Murid SD di Cianjur Diduga Keracunan MBG

Kamis, 25 Sep 2025, 17:59 WIB

CIANJUR - Puluhan siswa SDN Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang, Cianjur, Jawa Barat, mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu Makanan Bergizi Gratis (MBG), Kamis (25/9). Dinas Kesehatan setempat langsung turun tangan memberikan penanganan medis dan mengambil sampel makanan untuk diuji laboratorium.

Kepala Puskesmas Cugenang Alit Sulastri di Cianjur, Kamis, mengatakan pihaknya mendapat laporan sekitar 30 orang siswa yang mengalami gejala keracunan mendapat penanganan langsung di sekolah dan puskesmas, termasuk tim dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur langsung turun ke lokasi.

Ket. Foto: Puluhan siswa SD Taruna Bakti di Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengalami keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis, sehingga mendapat pertolongan medis dari Puskesmas Cugenang, Kamis (25/9). — Sumber: ANTARA/Ahmad Fikri

"Kami langsung mengirim petugas ke sekolah guna melakukan penanganan medis terhadap puluhan siswa yang mengalami keracunan usai menyantap hidangan MBG, beberapa orang menjalani perawatan di Puskesmas Cugenang," katanya.

Hingga saat ini, tim masih melakukan penanganan dan pengawasan terhadap siswa yang kondisinya mulai membaik dan menjalani perawatan di rumahnya masing-masing, namun petugas secara bergantian melakukan pemeriksaan ketika dibutuhkan.

"Kami akan memberikan pengawasan hingga kondisi para pelajar korban keracunan dipastikan sudah pulih dan dapat beraktivitas seperti biasa," katanya.

Kapolsek Cugenang Kompol Usep Nurdin mengatakan terdata 30 orang murid SDN Taruna Bakti yang mengalami gejala pusing, mual, dan muntah setelah menyantap MBG yang dihidangkan, sebagian besar siswa menjalani perawatan di sekolah dan di rumahnya masing-masing.

"Untuk sampel makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan sudah dibawa Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur guna dilakukan uji laboratorium untuk memastikan penyebab keracunan," katanya.

Sementara Kepala Sekolah SD Taruna Bakti Nani Hertiani mengatakan puluhan siswa terdiri dari kelas I, IV dan V mengeluh pusing, mual dan muntah selang beberapa saat setelah menyantap menu MBG seperti kentang, tempe, ayam suwir, dan buncis.

"Selang dua jam setelah menyantap MBG sejumlah siswa mengeluh pusing, mual dan muntah, tidak lama berselang belasan siswa lainnya mengeluhkan hal yang sama, sehingga kami meminta bantuan puskesmas setempat," katanya.

Dia menambahkan, sebelumnya sejumlah siswa mengeluhkan rasa tempe dan sayuran yang disajikan terasa kurang enak dan mengeluarkan bau tidak sedap, sehingga banyak siswa yang tidak memakan MBG yang dibagikan.

  • mbg
  • makan bergizi gratis
  • dinkes
  • cianjur
  • keracunan mbg

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Alfred, Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.