Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kejurda Lari Trail, TNGGP Tutup Pendakian dan Wisata

📅 Rabu, 24 Sep 2025, 21:03 WIB | Oleh:
Kejurda Lari Trail, TNGGP Tutup Pendakian dan Wisata Doc: ANTARA/Ahmad Fikri
Ket. Jalur pendakian Gunung Gede Pangrango di kawasan Cibodas, Cianjur, Jawa Barat.

CIANJUR, JAWA BARAT - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) menutup sementara untuk umum pendakian ke gunung itu dan wisata air terjun Cibeureum pada 25-29 September 2025 karena jalur pendakian dijadikan lokasi Kejuaraan Daerah (Kejurda) Lari Trail.

Juru Bicara Balai Besar TNGGP Agus Deni di Cianjur, Rabu (24/9), mengatakan penutupan untuk umum itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor 319 dan 320 Tahun 2025, selama kejuaraan daerah berlangsung.

Dia memastikan tidak ada jadwal pendaki yang ditunda karena sejak jauh hari, pada tanggal kejurda tidak dibuka pendaftaran atau pemesanan pendakian secara daring, sehingga dipastikan tidak ada pendaki memasuki jalur tersebut.

Pihaknya menempatkan petugas di setiap jalur pendakian, seperti Cibodas dan Gunung Putri, guna mencegah pendaki ilegal naik melalui jalur utama dan jalur tikus, sedangkan sanksi berat diberikan pada pendaki ketika tertangkap.

“Petugas disiagakan di setiap jalur ketika mendapati pendaki yang tetap naik melalui jalur utama dan ilegal sanksinya mulai dari teguran keras hingga masuk daftar hitam atau blacklist tidak dapat mendaki di seluruh taman nasional,” katanya.

Pihaknya memastikan setelah kegiatan selesai pendakian dibuka normal seperti biasa.

Oleh karena itu, selama pembatasan pihaknya berharap para pendaki bersabar dan melakukan pendakian pada jadwal lain dengan tetap mematuhi aturan.

Para pendaki diminta tetap mengutamakan keselamatan dan kebersihan dengan membawa kembali sampah serta menjaga lingkungan taman nasional, khususnya kawasan konservasi.

“Saat pendakian kembali dibuka kami meminta para pendaki mematuhi aturan, terutama tidak membuang atau meninggalkan sampah yang dihasilkan selama pendakian. Jadilah pendaki pintar dan selalu menjaga kelestarian alam,” katanya.

Jakarta Open Trail run

Sebelumnya juga Diberitakan melalui akun Instagram Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTN Gunung Gede Pangrango), diumumkan bahwa mulai 25 hingga 29 September 2025 jalur pendakian ditutup sementara.

“Sehubungan dengan pelaksanaan Kejuaraan Daerah I ALTI (Asosiasi Lari Trail Indonesia) Provinsi DKI Jakarta, Balai Besar TNNGP menetapkan pembatasan kegiatan dan wisata air terjun berdasarkan: SE No. 319 Tahun 2025 tentang Pembatasan Kegiatan Pendakian (dan) SE No. 320 Tahun 2025 tentang Pembatasan Kegiatan Wisata Air Terjun Cibereum dan Air Terjun Ciwalen,” demikian informasi itu dikutip dari BBTN Gunung Gede Pangrango, Senin (22/9).

Kegiatan Jakarta Open Trail run (JOTR) ini digarap bersama oleh ALTI dengan BBTN Gunung Gede Pangrango. Gelaran merupakan kejuaraan daerah untuk olahraga trail run yang diselenggarakan untuk Kejuaraan Nasional (Kejurnas) ALTI 2025 dan PON 2028.

Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Arief Mahmud, mengatakan JOTR 2025 bukan hanya sekadar gelaran olahraga, tetapi ini juga sekaligus menjadi ajang untuk mempromosikan Gunung Gede Pangrango ke khalayak yang lebih luas.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.