Trump Sanjung Mendiang Aktivis Charlie Kirk sebagai Legenda Generasi Sekarang
📅 Selasa, 23 Sep 2025, 01:00 WIB | Oleh: Selocahyo Basoeki Utomo S
Doc: AFP/CHARLY TRIBALLEAU
GLENDALE - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada hari Minggu (21/9), menyebut aktivis sayap kanan yang terbunuh, Charlie Kirk sebagai "raksasa generasinya" dalam sebuah acara peringatan besar yang ditandai dengan retorika Kristen yang kuat dan pujian bagi pria yang oleh banyak pembicara disebut sebagai "martir."
Politikus Partai Republik berusia 79 tahun itu mengatakan Kirk "di atas segalanya adalah seorang suami, ayah, anak, Kristen, dan patriot yang berbakti." Ia menambahkan bahwa Kirk "dibunuh secara keji karena dia berbicara untuk kebebasan dan keadilan. Untuk Tuhan dan negara. Untuk nalar dan akal sehat."
Upacara tersebut mendapat perhatian dan keamanan luar biasa, dengan petinggi pemerintahan Trump bergabung dengan puluhan ribu orang yang hadir, dan beberapa media AS menyamakannya dengan pemakaman kenegaraan.
Sebelum pidato Trump, para hadirin mendengarkan pidato dari para anggota kabinet terkemuka, termasuk Wakil Presiden JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth.
"Kau pikir bisa membunuh Charlie Kirk? Kalian justru membuatnya abadi," ujar penasihat utama Trump, Stephen Miller, sambil bersumpah "untuk menyelamatkan peradaban ini, untuk menyelamatkan Barat."
Sebaiknya Anda baca juga:
Di antara pembicara lainnya adalah tokoh media sayap kanan Tucker Carlson, Kepala Staf Trump Susie Wiles dan Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard.
Acara tersebut diselenggarakan oleh Turning Point USA, kelompok kampanye politik muda yang sangat berpengaruh yang didirikan oleh Kirk yang sekarang dijalankan oleh jandanya, Erika Kirk, yang juga berbicara di acara peringatan tersebut.
"Pemuda itu, aku memaafkannya," kata Kirk merujuk pada Tyler Robinson (22 tahun), tersangka pembunuh suaminya. Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan riuh dari para hadirin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pihak berwenang negara telah mendakwa Robinson dengan tuduhan pembunuhan dan sedang mengupayakan hukuman mati dalam kasus terhadapnya.
Di acara tersebut, Trump terlihat duduk di samping pendukung miliarder Elon Musk, yang kepergiannya yang penuh pertikaian dari Gedung Putih setelah masa jabatan singkatnya mengawasi Departemen Efisiensi Pemerintah atau Department of Government Efficiency (DOGE)) tidak terlihat saat kedua pria itu mengobrol.
Ribuan orang telah mengantre berjam-jam sebelum acara dimulai, berharap untuk masuk ke stadion sepak bola Amerika berkapasitas 63 ribu tempat duduk yang menjadi tempat penyelenggaraan upacara dan menghormati bintang muda Republik tersebut.
Terorisme Domestik
Kirk, 31 tahun, ditembak di leher pada 10 September saat berpidato di sebuah universitas di Utah sebagai bagian dari seri debat publiknya yang populer. Pihak berwenang menangkap seorang tersangka setelah perburuan selama 33 jam.
Pembunuhan tersebut telah mengobarkan perpecahan politik yang seringkali sengit dan terkadang disertai kekerasan di AS.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!