Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kesempatan Emas! Apindo Optimistis, IEU CEPA Buka Jalan Besar bagi UMKM hingga Industri Nasional

📅 Selasa, 23 Sep 2025, 17:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kesempatan Emas! Apindo Optimistis, IEU CEPA Buka Jalan Besar bagi UMKM hingga Industri Nasional Doc: Istimewa.
Ket. Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa Maros Sefcovic saat penandatanganan Kesepakatan Substantif IEU-CEPA di Bali, Selasa (23/9/2025).

BADUNG – Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU CEPA) memiliki arti strategis karena membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk Indonesia ke salah satu blok ekonomi terbesar di dunia.

Melalui perjanjian ini, hambatan tarif dan nontarif dapat ditekan, sehingga daya saing ekspor meningkat. Lebih dari itu, IEU CEPA bukan sekadar soal perdagangan barang, tetapi juga investasi, jasa, dan transfer teknologi yang bisa memperkuat transformasi industri nasional.

Namun, implementasinya menuntut kesiapan regulasi, standar kualitas, serta keberanian pelaku usaha untuk beradaptasi. Dengan manajemen yang tepat, IEU CEPA dapat menjadi instrumen penting dalam mempercepat diversifikasi ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada pasar tradisional.

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) menyatakan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Uni Eropa (IEU CEPA) bakal menggenjot kapasitas pelaku usaha secara inklusif.

“Ini bukan hanya sekedar perjanjian dagang untuk dapat tarif rendah tapi kemitraan yang bisa membantu pelaku usaha,” kata Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani di sela penandatanganan perjanjian IEU-CEPA di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (23/9).

Menurut dia, ada tiga keuntungan yang dicapai pelaku usaha Tanah Air apabila perjanjian itu sudah implementasi yang ditargetkan pada 1 Januari 2027, menunggu ratifikasi parlemen Indonesia dan Uni Eropa.

Pertama, kata dia, akses pasar yang lebih luas yakni mencapai pasar di Benua Biru dengan tarif nol persen.

Ada pun perjanjian yang akhirnya tuntas setelah melalui perundingan sejak September 2016 itu mencakup bidang barang, jasa, dan investasi. Terkait dengan barang, kedua pihak sepakat menghilangkan tarif lebih dari 98 persen dan 99 persen dari total nilai impor.

Saat implementasi kesepakatan tersebut, produk Indonesia langsung akan menikmati tarif nol persen pada 90 persen pasar Uni Eropa dan dengan pengurangan tarif lebih lanjut yang akan menyusul secara bertahap.

“Ini akan membuat kita lebih kompetitif seperti negara tetangga lain yang sudah memiliki perjanjian serupa,” ucapnya.

Sebelum Indonesia, ada dua negara di ASEAN yang sudah memiliki perjanjian serupa yaitu Singapura dan Vietnam.

Kedua, lanjut dia, dalam IEU CEPA ada fasilitasi pembangunan kapasitas pelaku usaha untuk mendukung peningkatan standarisasi produk mengingat Uni Eropa merupakan pasar yang menantang.

Kawasan negara itu, lanjut dia, memastikan standar yang ketat untuk produk ekspor yang masuk ke wilayah tersebut di antaranya memenuhi aspek keberlanjutan, hingga aspek regulasi terkait deforestasi (UEDR).

“Jadi ini (peningkatan kapasitas) akan membantu dari segi peningkatan kapasitas dan fasilitasi untuk standar yang ada. Saya rasa ini penting untuk bisa membawa produk ekspor kita lebih besar,” ucap Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekonomi
Rupiah Masih Tertekan, 19 J...
Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.