Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Sudinkes Jakbar: Perekrutan 'Pasukan Putih' Rampung, Disebar ke Delapan Kecamatan Dampingi Warga

📅 Senin, 22 Sep 2025, 18:04 WIB | Oleh:
Sudinkes Jakbar: Perekrutan 'Pasukan Putih' Rampung, Disebar ke Delapan Kecamatan Dampingi Warga Doc: ANTARA/Sulthony Hasanuddin
Ket. eserta mengantre untuk mengikuti tes uji tulis perekrutan Pasukan Putih di GOR Johar Baru, Jakarta.

JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat telah merampungkan perekrutan "Pasukan Putih" atau Petugas Layanan Kesehatan Warga (PLKW).

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengatakan, sebanyak 134 "pasukan putih" yang telah selesai direkrut akan bertugas mendampingi masyarakat dengan keterbatasan fisik di delapan kecamatan di Jakarta Barat.

“Alhamdulillah kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik berkat arahan pimpinan serta dukungan seluruh pihak. Insya Allah tenaga yang direkrut dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” kata Erizon di Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (22/9).

Sebelumnya, Sebanyak 687 calon pasukan putih atau Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) petugas layanan kesehatan warga (PLKW) di Jakarta Barat telah merampungkan tes tertulis dan skrining kesehatan jiwa pada Kamis (11/9).

Ia mengatakan, 134 "pasukan putih" itu akan disebar ke Puskesmas Pembantu (Pustu) kelurahan yang ada di Jakarta Barat. Satu Pustu akan ditempati oleh dua orang "pasukan putih".

“Setelah kontrak akan ada pelatihan dasar dulu. Dilakukan oleh Puslat Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, mungkin ada sedikit magang juga. Setelah itu semua kelar, baru akan ditempatkan di wilayah puskesmas pembantu, mendampingi para perawat yang biasa melakukan kunjungan rumah,” ujar Erizon.

Lebih lanjut Erizon menjelaskan, mereka nantinya bertugas membantu warga yang memiliki keterbatasan fisik. “Prinsipnya membantu warga masyarakat yang ada keterbatasan dalam aktivitas fisik. Misalnya sulit untuk bergerak, diturunkan juga mungkin untuk membantu ke sehari-harinya,” kata Erizon.

Selain pendampingan, kata Erizon, nantinya mereka juga akan membantu urusan administrasi. Mereka menjadi pendamping perawat, mengawasi minum obat, bahkan mungkin membantu untuk administrasi rujukan kalau ingin ke rumah sakit dan lain-lain.

"Seperti itulah, intinya membantu warga masyarakat yang ada keterbatasan secara fisik,” katanya.

Perkuat Layanan Kesehatan

Sebelumnya, Koran Jakarta memberitakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membuka rekrutmen "Pasukan Putih" hingga 3 September 2025 untuk memperkuat layanan kesehatan di kota metropolitan ini.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati menyampaikan pendaftaran bisa diakses melalui laman resmi dinkes.jakarta.go.id/pasukanputih, tanpa dipungut biaya

"Proses ini gratis dan resmi hanya melalui kanal yang sudah ditentukan," kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (2/9). 

Rekrutmen terbuka untuk warga yang memiliki KTP DKI Jakarta, dengan persyaratan minimal pendidikan SMA/SMK sederajat, berusia 25–45 tahun serta memenuhi kriteria tinggi badan, yakni 160 centimeter (cm)untuk pria dan 155 cm untuk perempuan. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Hendak Terbang, Warga AS Di...
Megapolitan
Seorang Tentara AS yang Ter...
Luar Negeri
Bantu Rumah Tangga, Jepang ...
Luar Negeri
Resmi Masuk DK PBB, Kirgist...
Ekonomi
Kuartal I, Hilirisasi Nikel...
Luar Negeri
PBB Mendesak Transpransi Je...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.