Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

'Pasukan Putih' Sudah Ada di 88 Kelurahan di Jakarta

📅 Senin, 19 Mei 2025, 19:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
'Pasukan Putih' Sudah Ada di 88 Kelurahan di Jakarta  Doc: ANTARA
Ket. Anggota Pasukan Putih memeriksa kesehatan lansia di Rusun Tanah Tinggi, Jakarta, Rabu (14/5/2025).

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatat sebanyak 88 dari 267 kelurahan di Jakarta sudah memiliki "Pasukan Putih" yang melaksanakan program layanan kesehatan bagi warga Jakarta ke rumah.

"Saat ini sudah terlaksana di 88 kelurahan di Jakarta. Harapannya, bisa dilaksanakan nanti di seluruh kelurahan di Jakarta. Kami masih bertahap mengarah ke situ," ujar Perwakilan Subkelompok Promosi Kesehatan dan Tata Kelola Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Robin Andrianto, dalam talkshow “Tanggap Bencana Kentongan” di Jakarta, Senin (19/5).

Kendati tak merinci kelurahan yang dimaksud, namun kelurahan itu antara lain berada di Jakarta Selatan, yakni Cikoko; Pancoran dan Cipedak; Jagakarsa.

Robin mengatakan Pemprov DKI Jakarta sudah menyiapkan banyak tim "Pasukan Putih" di puskesmas dan seluruh puskesmas pembantu. Perawat-perawat di sana sudah mendapatkan pembekalan.

Namun, mengingat keterbatasan alat kesehatan, maka baru 88 kelurahan yang siap menjalankan program Layanan Kesehatan Warga Jakarta dengan Pasukan Putihnya.

"Sebenarnya kami sudah menyiapkan tim Pasukan Putih di seluruh puskesmas pembantu. Namun, karena saat ini untuk set alat kesehatannya itu baru 88, maka baru ada di 88 kelurahan saat ini," kata dia.

Dia berharap layanan kesehatan tersebut sudah bisa tersedia di seluruh kelurahan di Jakarta selambat-lambatnya pada Agustus 2025.

"Mudah-mudahan di bulan Agustus sudah seluruh kelurahan di seluruh DKI Jakarta tersedia layanan ini," ujar Robin.

Adapun layanan kesehatan warga merupakan salah satu dari program 100 hari kepemimpinan Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Jakarta Rano Karno.

Layanan ini bukan hanya untuk melayani lansia, tetapi juga untuk anak di atas 18 tahun yang memiliki persoalan kesehatan dengan tingkat ketergantungan berat, dalam artian tidak bisa menjalani aktivitas dasar secara mandiri, apakah itu stroke dan sebagainya.

"Ini adalah layanan kesehatan yang berkesinambungan dan komprehensif yang diberikan kepada individu dan keluarga di tempat tinggal, untuk meningkatkan, mempertahankan dan memulihkan kesehatan atau memaksimalkan tingkat kemandirian dan meminimalkan akibat dari penyakit," jelas Robin.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bos Perusahaan AI Dunia Ingin Perlambat Pengembangan, Persaingan AS-Tiongkok Jadi Hambatan
    Sangat disayangkan melihat bagaimana niat baik untuk mengkaji ...
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
Olahraga
Lamine Yamal Sebut Mbappe S...

Bromo Ditutup, Danau Kawah Ranu Regulo Jadi Pelipur Lara Wisatawan

14 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Bromo Ditutup, Danau Kawah ...
Daerah
Penyekatan Diperkuat Agar K...
Advertisement
Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

Update Klasemen Super League 2026/27: Bali United di Posisi Puncak Dibayangi Madura United dan Persija, PSS Sleman Masih Tanpa Poin

14 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.