Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Russia-Ukraina Saling Tuding Lakukan Serangan Mematikan Semalam

📅 Senin, 22 Sep 2025, 15:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Russia-Ukraina Saling Tuding Lakukan Serangan Mematikan Semalam Doc: RTE
Ket. Warga membersihkan sisa-sisa serangan rudal Rusia pada 20 September di Dnipro, Ukraina.

KYIV - Kepala pemerintahan yang didukung Kremlin di Krimea menyalahkan Ukraina atas serangan pesawat tak berawak yang mematikan. Sementara Kyiv mengatakan serangan Russia telah menewaskan tiga orang di tenggara negara itu.

Sergey Aksyonov mengatakan militer Ukraina telah menargetkan kota resor Foros di Krimea, merusak lahan sanatorium dan bangunan sekolah.

"Berdasarkan data terbaru, tiga orang tewas dan 16 orang luka-luka akibat serangan UAV tersebut," ujar Aksyonov melalui Telegram, Senin (22/9).

Pecahan pesawat tak berawak yang jatuh juga menyebabkan kebakaran di dekat kota pesisir Yalta, katanya.

Kementerian Pertahanan Russia menyebut serangan itu sebagai "serangan teroris" dan awalnya menyebutkan jumlah korban tewas dua orang.

Ukraina mengatakan Moskow telah melakukan 46 serangan udara di wilayahnya hingga pukul 10.00 malam (1900 GMT) pada hari Minggu.

Kyiv mengatakan serangan Russia semalam di kota selatan Zaporizhzhia telah menewaskan tiga orang dan melukai dua lainnya, satu di antaranya serius.

Pasukan Russia telah "menjatuhkan sedikitnya lima" bom di kota itu, menurut Ivan Fedorov, kepala administrasi militer regional.

Russia mencaplok Krimea pada tahun 2014 dan ingin Kyiv dan negara-negara Barat mengakui semenanjung Krimea itu sebagai bagian wilayahnya.

Pasukan Ukraina sering melancarkan serangan terhadap wilayah yang dijaga ketat, termasuk di jembatan yang menghubungkannya dengan daratan Russia.

Setelah bertemu dengan pemimpin Russia Vladimir Putin untuk pembicaraan tingkat tinggi bulan lalu, Presiden AS Donald Trump mengatakan Ukraina tidak akan dapat memperoleh kembali Krimea sebagai bagian dari kesepakatan damai.

Kemajuan menuju gencatan senjata telah terhenti sejak gelombang diplomasi itu, yang juga menyaksikan Trump mengadakan pertemuan terpisah dengan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
  • Jangan Main-main! Kawasan Industri Diminta Tuntaskan Seluruh Izin
    Langkah proaktif pemerintah pusat dan daerah dalam menata ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Megapolitan
Pemkot Jakut Tertibkan Bang...
Daerah
Penanganan kebakaran di Kaw...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.