Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Paket Bantuan Pangan Dapat Tambahan 2 Liter Minyak Goreng, APBN Siap Tekor?

📅 Senin, 22 Sep 2025, 16:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Paket Bantuan Pangan Dapat Tambahan 2 Liter Minyak Goreng, APBN Siap Tekor? Doc: ANTARA FOTO/ Arif Firmansyahbar
Ket. Warga penerima bantuan membawa beras sebanyak 20 kilogram saat penyaluran bantuan pangan beras di Kelurahan Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat.

JAKARTA – Program bantuan pangan pemerintah pada dasarnya merupakan instrumen fiskal untuk menjaga daya beli masyarakat, khususnya kelompok rentan, di tengah tekanan harga dan potensi inflasi pangan.

Selain meringankan beban rumah tangga, kebijakan ini berfungsi sebagai stabilisator sosial-ekonomi agar konsumsi tetap terjaga, sehingga pertumbuhan tidak melambat.

Namun, tantangan utamanya terletak pada efektivitas distribusi dan ketepatan sasaran, sebab tanpa mekanisme yang transparan dan akurat, bantuan pangan rawan menimbulkan kebocoran, distorsi harga, atau sekadar menjadi solusi jangka pendek tanpa mengatasi akar masalah ketahanan pangan.

Pemerintah menambah minyak goreng sebanyak dua liter dalam penyaluran paket bantuan pangan untuk periode dua bulan yakni Oktober dan November 2025.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/9), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut bantuan pangan yang selama ini hanya beras 10 kilogram akan ditambah minyak goreng dua liter.

Penyaluran berlaku untuk Oktober dan November 2025 dan akan disalurkan sekaligus (rapel).

"Bantuan pangan tadi ditambahkan selain 10 kilogram beras, untuk dua bulan ditambahkan dua liter Minyakita ini targetnya kepada 18,3 juta KPM (keluarga penerima manfaat)," kata Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin.

Program bantuan pangan ini merupakan salah satu dari 17 paket kebijakan ekonomi pemerintah yang digulirkan untuk 2025 dan 2026.

Tujuannya untuk mengurangi beban pengeluaran keluarga miskin dan rentan, menjaga ketahanan pangan rumah tangga, hingga membantu mengendalikan inflasi.

Airlangga menambahkan anggaran penambahan minyak goreng tersebut sudah disiapkan oleh Kementerian Keuangan RI.

Namun, ia tidak merinci besaran anggaran yang dikucurkan.

Demikian juga dengan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, yang hadir dalam konferensi pers tersebut, belum menyampaikan angka pasti.

"Sudah dipersiapkan Pak Menteri Keuangan. Sudah disiapkan, jadi (beras) 10 kilogram tambah dua liter minyak sudah dipersiapkan. (Anggaran) cukup," ujar Airlangga.

Sebelumnya, pemerintah memperkirakan total kebutuhan anggaran untuk program bantuan pangan mencapai sekitar Rp7 triliun.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pekerja Sektor Pariwisata di Maluku Mulai Disertifikasi

40 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pekerja Sektor Pariwisata d...
Daerah
Musim Kemarau Membuat Garut...
Daerah
Berdayakan Warga Kurang Mam...

Alwi Obati Kekecewaan atas Kekalahan Jojo

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Alwi Obati Kekecewaan atas ...

OJK-Komdigi Bersinergi Putus Ekosistem Judi Online

1.5 jam yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
OJK-Komdigi Bersinergi Putu...
Daerah
Gunung Semeru Kembali Erups...

Denza Luncurkan Supercar Listrik Denza Z

2 jam lalu | Ilham Sudrajat

Otomotif
Denza Luncurkan Supercar Li...
Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

Menkeu Tegaskan Pemerintah Tak Naikan Tarif Pajak

14 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.