Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Serang Berhasil Menggaet Tiongkok untuk Mengembangkan Sebuah Pulau Kecil

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 19:46 WIB | Oleh:
Serang Berhasil Menggaet Tiongkok untuk Mengembangkan Sebuah Pulau Kecil Doc: ist
Ket. sebuah pulau

SERANG -  Tiongkok ternyata tak hanya mengincar megaproyek. Para investor tirai bambu itu mau menggelontorkan dana untuk mengembangkan pulau kecil. Pemerintah Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menggandeng investor dari Tiongkok untuk membangun Pulau Tunda, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan listrik, perikanan, dan pariwisata.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, Minggu, menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan perjanjian kerja sama (PKS) tersebut setelah menerima kunjungan delegasi Tiongkok yang dijembatani oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). "Kami menaruh harapan besar para delegasi bisa berinvestasi di Kabupaten Serang, terutama di Pulau Tunda ini," ujarnya.

Ia mengatakan kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Direktur China Investment Association Overseas Investment Union (CIAOIU), Madam Liu Xiongying, yang datang bersama sejumlah pengusaha Tiongkok. Zakiyah menekankan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi warga Pulau Tunda adalah pasokan listrik yang stabil. Saat ini, masyarakat setempat hanya dapat menikmati aliran listrik selama enam jam per hari.

"Skala prioritas utama adalah pemenuhan kebutuhan listrik. Delegasi dari Tiongkok juga membawa pengusaha khusus yang membidangi kelistrikan untuk melihat kondisi riil di Pulau Tunda," katanya. Selain krisis listrik, ia menyebutkan potensi besar di sektor perikanan. Mayoritas penduduk Pulau Tunda yang bekerja sebagai nelayan sangat memerlukan fasilitas tempat penyimpanan ikan (storage place fish) untuk meningkatkan nilai jual hasil tangkapan mereka.

Potensi lain yang dilirik untuk kerja sama ini adalah sektor pariwisata. Menurutnya, di sekitar Pulau Tunda terdapat beberapa pulau kecil yang belum tersentuh oleh wisatawan dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan. "Warga di sini butuh tempat penyimpanan ikan dan pengembangan untuk wisata-wisata yang ada. Semoga kerja samanya bisa berlangsung dan bisa kita kerja samakan ke depan," terangnya.

Zakiyah menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti pertemuan ini dengan langkah konkret untuk mempercepat realisasi investasi. "Setelah ini secepatnya kita lakukan kerja sama. Semoga bisa terjalin dengan baik dan terlaksana. Mohon doanya," tutupnya.

Sampah

Masalah lain yang disampaikan Ratu adalah terkait persampahan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Serang menerbitkan surat edaran yang menginstruksikan seluruh camat dan kepala desa untuk mengelola sampah secara mandiri di wilayah masing-masing.

Ratu Racmatuzakiyah  mengatakan bahwa langkah tegas ini diambil karena Pemkab Serang belum memiliki tempat pembuangan akhir (TPA) sendiri, sehingga rentan terjadi penumpukan sampah di ruang publik. "Kami telah membuat surat edaran untuk seluruh camat dan kepala desa agar dapat mengelola sampahnya masing-masing, karena  saat ini Kabupaten Serang masih darurat sampah," katanya.

Menurut data Dinas Lingkungan Hidup (DLH), produksi sampah di Kabupaten Serang mencapai sekitar 1.191 ton per hari. Tanpa adanya TPA yang representatif, volume sampah yang besar ini berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu ketertiban umum. Zakiyah menjelaskan kebijakan ini bertujuan untuk mencegah penumpukan sampah di tempat umum, terutama di pinggir jalan raya, yang dapat mengganggu estetika dan kesehatan masyarakat. Ia menambahkan bahwa rencana kerja sama pengelolaan sampah dengan daerah lain saat ini masih mengalami kendala.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.