Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pria di Cianjur Tewas Tertabrak KA Siliwangi, KAI Imbau Warga Jauhi Jalur Rel

📅 Rabu, 15 Jul 2026, 04:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pria di Cianjur Tewas Tertabrak KA Siliwangi, KAI Imbau Warga Jauhi Jalur Rel Doc: Antara
Ket. Petugas kepolisian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) warga Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi tertabrak kereta saat berjalan di rel kereta, Selasa (14/7).

Cianjur - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Jawa Barat, meminta masyarakat tidak beraktivitas atau berada di kawasan jalur rel kereta api untuk menghindari peristiwa tertabrak kereta, seperti yang menimpa warga di Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi-Cianjur.

Manajer Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo saat dihubungi, Selasa (14/7), mengatakan seorang warga bernama Sopandi (52) tertabrak kereta saat berjalan membelakangi KA Siliwangi yang hendak melintas pada Senin (13/7). Korban diduga tidak mendengar peluit kereta api yang telah berulang kali dibunyikan masinis.

"Kami akan meningkatkan sosialisasi agar dipatuhi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur kereta guna menghindari hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur sebidang tanpa palang pintu," kata Kuswardoyo.

"Saat kejadian korban berjalan membelakangi yang kereta sedang melaju, peluit yang dibunyikan masinis berkali-kali tidak membuat korban menepi atau menghindar hingga akhirnya tertemper," katanya.

Sementara itu, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Bojongpicung Aipda Teddy Firmansyah, mengatakan Sopandi yang merupakan warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, tewas tertabrak KA Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi saat hendak memperbaiki saluran pipa air di sekitaran rel.

Korban berjalan menyusuri rel untuk memastikan pipa yang hendak diperbaiki, namun tidak menyadari ada kereta api yang melaju di belakangnya atau dari arah Cipatat menuju Cianjur, hingga akhirnya tertabrak kereta dan terpental sejauh 10 meter.

"Korban hendak memperbaiki pipa air yang terletak bersebelahan dengan jalur kereta, saat bersamaan KA Siliwangi hendak melintas dari arah berlawanan, diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta yang sempat membunyikan peluit panjang," katanya.

Jasad korban sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Sopandi kemudian dimakamkan tidak jauh dari tempat tinggalnya di Kampung Kondang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Anoman Obong Kalau Jadi Tema Game Bakal Seru

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Anoman Obong Kalau Jadi Tem...
Olahraga
PSS Sleman Gagal Melanjutka...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.