Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendikbud Tekankan Pengutamaan Layanan Pendidikan Berkualitas

📅 Kamis, 19 Sep 2024, 14:41 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemendikbud Tekankan Pengutamaan Layanan Pendidikan Berkualitas Doc: ANTARA/BKHM Kemendikbudristek

JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menekankan pentingnya pemimpin yang mengutamakan layanan pendidikan berkualitas guna meningkatkan kualitas dan relevansi pendidikan nasional.

Dalam rilis yang disiarkan di Jakarta pada Rabu (18/9) malam, Kementerian itu fokus pada inovasi kurikulum, pemberdayaan guru, dan penerapan teknologi di kelas dapat memastikan setiap anak memiliki akses ke pendidikan berkualitas sehingga dapat menciptakan lompatan besar dalam pendidikan Indonesia.

"Berikanlah layanan pendidikan yang terbaik, pastikan bahwa layanan itu terus berkembang agar Indonesia dapat mengenyam pendidikan yang berkualitas," kata Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Suharti.

Secara khusus kepada para pimpinan perguruan tinggi, ia menekankan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan tinggi bergantung pada upaya untuk menumbuhkembangkan budaya dan kualitas akademik melalui implementasi nilai integritas akademik.

Menurut dia, pimpinan perguruan tinggi memiliki peranan penting dalam menjaga kejujuran, kepercayaan, keadilan, kehormatan, tanggung jawab, dan keteguhan hati dalam melaksanakan kegiatan di perguruan tinggi.

"Peningkatan kualitas layanan pendidikan tinggi sangat tergantung pada kepemimpinan Bapak-Bapak, saya titip betul supaya pendidikan tinggi bisa terus maju ke depannya. Jadilah pemimpin teladan yang mampu berkolaborasi dan bersinergi dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar pemerintahan/lembaga," kata dia menambahkan.

Selain itu, ia juga berpesan kepada lima pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik hari itu agar berfokus pada identifikasi dan pencarian solusi dengan standar kerja yang baik. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya memiliki budaya kerja yang sehat dan memberdayakan

"Untuk yang baru masuk di kementerian termasuk yang pindah dari unit pelaksana teknis (UPT) daerah ke pusat termasuk untuk inspektur investigasi, agar segera beradaptasi dengan kebijakan baru. Kita dituntut untuk bekerja lebih cepat, tapi tetap cermat dan tepat," ujar dia.

Sementara bagi para pejabat fungsional, Suharti berharap mereka dapat bekerja dengan mengoptimalkan kompetensi yang dimiliki. Ia menegaskan setiap jabatan memiliki peran penting dan berkontribusi besar dalam percepatan target dan kinerja organisasi. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.