Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Serang Gandeng Investor Tiongkok, Pulau Tunda Siap Bergeliat!

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 22:20 WIB | Oleh:
Pemkab Serang Gandeng Investor Tiongkok, Pulau Tunda Siap Bergeliat! Doc: ANTARA/HO-Pemkab Serang
Ket. Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Minggu (21/9).

SERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, menggandeng investor dari Tiongkok untuk membangun Pulau Tunda, dengan fokus utama pada pemenuhan kebutuhan listrik, perikanan, dan pariwisata.

Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Minggu, menyatakan komitmennya untuk segera merealisasikan perjanjian kerja sama (PKS) tersebut setelah menerima kunjungan delegasi Tiongkok yang dijembatani oleh Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT).

"Kami menaruh harapan besar para delegasi bisa berinvestasi di Kabupaten Serang, terutama di Pulau Tunda ini," ujarnya.

Ia mengatakan kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Presiden Direktur China Investment Association Overseas Investment Union (CIAOIU), Madam Liu Xiongying, yang datang bersama sejumlah pengusaha Tiongkok.

Zakiyah menekankan bahwa kebutuhan paling mendesak bagi warga Pulau Tunda adalah pasokan listrik yang stabil. Saat ini, masyarakat setempat hanya dapat menikmati aliran listrik selama enam jam per hari.

"Skala prioritas utama adalah pemenuhan kebutuhan listrik. Delegasi dari Tiongkok juga membawa pengusaha khusus yang membidangi kelistrikan untuk melihat kondisi riil di Pulau Tunda," katanya.

Selain krisis listrik, ia menyebutkan potensi besar di sektor perikanan. Mayoritas penduduk Pulau Tunda yang bekerja sebagai nelayan sangat memerlukan fasilitas tempat penyimpanan ikan (storage place fish) untuk meningkatkan nilai jual hasil tangkapan mereka.

Potensi lain yang dilirik untuk kerja sama ini adalah sektor pariwisata. Menurut ia, di sekitar Pulau Tunda terdapat beberapa pulau kecil yang belum tersentuh oleh wisatawan dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

"Warga di sini butuh tempat penyimpanan ikan dan pengembangan untuk wisata-wisata yang ada. Semoga kerja samanya bisa berlangsung dan bisa kita kerja samakan ke depan," terangnya.

Zakiyah menegaskan bahwa pihaknya akan segera menindaklanjuti pertemuan ini dengan langkah konkret untuk mempercepat realisasi investasi.

"Setelah ini secepatnya kita lakukan kerja sama. Semoga bisa terjalin dengan baik dan terlaksana. Mohon doanya," tutupnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Menekraf: Musik Indonesia Kian Mendunia

30 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Menekraf: Musik Indonesia K...

Kemenpar Ajak Berwisata Melalui Liburan Cara Baru

40 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Kemenpar Ajak Berwisata Mel...
Nasional
BKKBN Percepat Penanganan K...
Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

Sebanyak 34.000 Bungkus Nasi Dibagikan dalam Tradisi Buka Luwur Sunan Kudus

25 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
# 2
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
📅 Kamis, 25-Jun-2026
Masa Depan Bursa Dipertaruhkan
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.