Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Mimika Ikut Berduka atas Korban Longsor Tambang Freeport

📅 Minggu, 21 Sep 2025, 12:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Mimika Ikut Berduka atas Korban Longsor Tambang Freeport Doc: ANTARA
Ket. Tim penyelamat tambang bawah tanah/UGMR PT Freeport Indonesia berupaya mencari keberadaan lima pekerja yang masih terjebak di area luncuran material basah tambang bawah tanah Grasberg Block Cave Tembagapura, Mimika, Papua Tengah.

TIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyampaikan ikut berbela sungkawa kepada keluarga dua pekerja PT Cita Contract yang menjadi korban dalam insiden longsor material basah di lokasi tambang bawah tanah area Grasberg Block Cave Tembagapura.

Bupati Mimika, Johannes Rettob, di Timika, Minggu (21/9), mengatakan duka yang dirasakan oleh keluarga besar PT Freeport Indonesia dan keluarga dua pekerja atas nama almarhum Wigih Hartono dan almarhum Irawan yang bertugas sebagai Elektrikal PT CC juga merupakan duka seluruh warga Mimika. 

"Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat Mimika, kami menyampaikan turut berbela sungkawa yang mendalam atas musibah ini," kata John Rettob.

Jenazah kedua pekerja itu baru ditemukan pada Sabtu (20/9) pagi sekitar pukul 08.45 WIT oleh tim penyelamat tambang bawah tanah Under Ground Mining Response/UGMR PT Freeport Indonesia. 

Bupati Mimika berharap lima pekerja lainnya yang juga ikut terjebak dalam luncuran material basah di tambang GBC Tembagapura sejak Senin (8/9) malam bisa segera ditemukan dalam keadaan selamat.

"Kita berdoa atas kerja tim penyelamat bawah tanah PTFI dan masih terus berharap rekan-rekan pekerja itu bisa ditemukan dalam keadaan selamat. Kami memberikan apresiasi luar biasa bagi tim dengan kerja keras dan semangat yang tulus dalam upaya penyelamatan ini," tutur John Rettob.

Misi pencarian dan penyelamatan para pekerja yang masih terjebak di area lumpur basah tambang bawah tanah GBC Tembagapura itu kini sudah memasuki hari ke-12.

Dalam upaya itu, PTFI telah menghentikan seluruh operasi penambangannya karena memprioritaskan upaya pencarian dan penyelamatan lima pekerja yang masih belum ditemukan.

Sebelumnya, Presiden Direktur PT Freeport Indonesia Tony Wenas dengan suara terbata-bata menyampaikan dukacita kepada keluarga korban insiden luncuran material basah di lokasi tambang bawah tanah area Grasberg Block Cave Tembagapura.

"Kepergian mereka adalah duka yang mendalam bagi keluarga besar PTFI dan kehilangan yang tidak tergantikan. Tidak ada hal yang lebih menyedihkan daripada kehilangan rekan kerja. Atas nama perusahaan kami menyampaikan dukacita sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan. PTFI akan terus mendampingi dan memberikan dukungan penuh kepada keluarga di masa sulit ini," kata Tony dalam video singkat berdurasi 2 menit 27 detik yang diterima ANTARA di Timika.

Tony mengatakan tim penyelamat bekerja tanpa henti membuka akses menuju lokasi keberadaan para pekerja itu dengan mengerahkan seluruh sumber daya, peralatan dan keahlian yang kami miliki meski terus menghadapi tantangan yang sangat besar dan risiko keselamatan yang sangat membahayakan.

Korban atas nama Irawan merupakan warga asal Cilacap, Jawa Tengah, sedangkan Wigih Hartono berasal dari Tulungagung, Jawa Timur.

Jenazah keduanya telah diterbangkan ke kampung halaman masing-masing pada Sabtu (20/9) petang dari Timika.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

Liburan di kebun binatang mini Taman Situ Cibinong Plaza Bogor

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.