Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Sulawesi Barat Gerakkan Bangga Makan Pangan Lokal, Dorong Masyarakat Tak Bergantung pada Beras dan Gandum

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 13:10 WIB | Oleh:
Pemprov Sulawesi Barat Gerakkan Bangga Makan Pangan Lokal, Dorong Masyarakat Tak Bergantung pada Beras dan Gandum Doc: antara foto
Ket. Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga, di Mamuju, Rabu (17/9).

MAMUJU - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar diseminasi Peraturan Presiden Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal, sebagai bagian dari upaya mendorong gerakan bangga makan pangan lokal.

“Isu ketahanan pangan merupakan persoalan strategis yang berkaitan erat dengan harkat, martabat dan kedaulatan bangsa," kata Wakil Gubernur Sulbar Salim S Mengga, di Mamuju, Rabu (17/9).

Perpres Nomor 81 Tahun 2024 menurut Wagub, hadir sebagai pedoman yang mengarahkan percepatan penganekaragaman pangan dengan tujuan agar Indonesia khususnya Sulbar, tidak bergantung hanya pada beras dan gandum, melainkan mampu mengoptimalkan kekayaan sumber daya lokal yang melimpah.

Provinsi Sulbar, lanjut Wagub, memiliki potensi pangan lokal yang luar biasa, mulai dari sagu, jagung, pisang, singkong, ubi jalar, talas hingga hasil laut dan holtikultura.

"Semua ini adalah modal besar untuk mewujudkan swasembada pangan yang bukan hanya berorientasi pada ketersediaan, tetapi juga pada gizi seimbang dan kesejahteraan petani kita," ujar Salim Mengga.

Penguatan ketahanan pangan di daerah kata Salim Mengga, harus dilandasi sinergi dengan Panca Daya yang diusung Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, sebagai pondasi transformasi sektor pangan.

Juga, sejalan dengan misi pembangunan Sulbar untuk meningkatkan ekonomi inklusif dan berkelanjutan, serta membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan berkarakter.

"Dengan sinergi Panca Daya ini, saya optimistis Sulbar menjadi contoh nyata bagaimana penganekaragaman pangan bukan hanya slogan, tetapi gerakan yang berdampak langsung pada peningkatan pola pangan harapan, pengurangan prevalensi rawan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Wagub mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menyatukan persepsi dan langkah dalam mengimplementasikan Perpres tersebut di Sulbar.

Ia berharap, diseminasi itu menjadi momentum awal mendukung terbitnya Pergub tentang Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Lokal, serta mengintegrasikan program lintas sektor ke dalam dokumen perencanaan daerah seperti RPJMD, Rensra OPD, dan RADPJ.

"Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, insya Allah kita mampu mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan di Subar," kata Salim Mengga.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bongkar! Beras Fortifikasi Palsu Dijual Rp42.000, Harga Dinaikkan 300 Persen
    Preview komentar:
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
    Call Center Resmi Spinjam Spinjam shopee pinjam paling ...
  • Produksi Motor dan Mobil Listrik Nasional, RI Akan Dapat Keuntungan Berlapis!
    Preview komentar:
    Mendorong lokalisasi komponen inti kendaraan listrik merupakan langkah ...
  • Sulit Kurangi Jurang Kaya dan Miskin tanpa Pertumbuhan Berkualitas
    Preview komentar:
    kyk nama artis dracin :)
    Indonesia perlu mencontoh negara lain yg sdh terbukti ...
Advertisement
injourney
Advertisement
bni-atasdetailmobile
Advertisement
astra2
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Advertisement
bankjakarta-detail-mobile
Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

Driver Ojol Ikut Punya Suara! Pemerintah Libatkan Pengendara dalam Aturan Tarif Baru

18 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.