Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Huawei Segera Rilis Teknologi Komputasi Baru, Upaya Tiongkok Perkuat AI

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 14:45 WIB | Oleh:
Huawei Segera Rilis Teknologi Komputasi Baru, Upaya Tiongkok Perkuat AI Doc: AFP
Ket. Stan Huawei di pameran CES 2018 di Las Vegas Convention Center pada 10 Januari 2018 di Las Vegas, Nevada.

BEIJING - Raksasa teknologi Tiongkok Huawei berencana meluncurkan pengaturan komputasi canggih yang memungkinkan chip terhubung dengan kecepatan tinggi, kata seorang eksekutif pada Kamis (18/9).

Rencana tersebut muncul saat Beijing berupaya meningkatkan kecakapan AI dalam negeri dan mengurangi ketergantungan pada perusahaan-perusahaan Barat.

Ketegangan geopolitik antara Tiongkok dan Amerika Serikat telah meningkatkan persaingan teknologi antarnegara, yang masing-masing berupaya mencapai supremasi di bidang vital kecerdasan buatan dan chip komputer canggih.

Huawei yang berkantor pusat di Shenzhen dan Nvidia yang berkantor pusat di California termasuk di antara raksasa teknologi yang berulang kali terjebak dalam persaingan, masing-masing menghadapi berbagai pembatasan pada operasi luar negeri mereka.

Wakil Ketua Huawei, Eric Xu, mengatakan pada Kamis, perusahaan bermaksud meluncurkan Atlas 950 dan Atlas 960 "SuperPoD", bagian dari upaya untuk memenuhi "permintaan komputasi jangka panjang", menurut siaran pers.

Produk tersebut akan digunakan untuk mengintegrasikan ribuan chip Huawei, secara signifikan meningkatkan daya komputasi yang mendukung berbagai aplikasi AI.

Kedua produk baru tersebut diharapkan diluncurkan masing-masing pada kuartal keempat tahun ini dan 2027, menurut laporan outlet berita bisnis milik pemerintah Tiongkok, Jiemian, yang mengutip Xu, pada Kamis.

"Kedua SuperPoD ini akan menghadirkan kinerja terdepan di industri dalam berbagai metrik utama, termasuk jumlah NPU (unit pemrosesan saraf), total daya komputasi, kapasitas memori, dan bandwidth interkoneksi," ujar Xu, seperti dikutip dalam siaran pers.

Pengumuman itu muncul satu hari setelah laporan Financial Times mengatakan bahwa regulator internet Tiongkok telah menginstruksikan raksasa teknologi domestik termasuk Alibaba dan ByteDance untuk menghentikan pesanan produk Nvidia tertentu.

Menurut FT, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, Administrasi Dunia Maya Tiongkok memerintahkan perusahaan untuk mengakhiri semua pengujian dan rencana pembelian chip RTX Pro 6000D Nvidia, prosesor canggih yang dibuat khusus untuk negara tersebut.

Kepala eksekutif Nvidia Jensen Huang mengatakan pada Rabu, dia "kecewa" dengan laporan tersebut.

Para pengamat yakin bahwa langkah Beijing untuk menyapih perusahaan teknologi Tiongkok dari penawaran Nvidia merupakan bagian dari upayanya untuk mempercepat produksi dalam negeri dari perusahaan seperti Huawei.

Laporan FT juga mengatakan regulator Beijing baru-baru ini memanggil Huawei dan Cambricon, pembuat chip domestik lainnya, untuk berdiskusi tentang bagaimana produk mereka bersaing dengan chip Nvidia untuk pasar Tiongkok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.