Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Polda Sumbar Masifkan Edukasi Masyarakat Digitalisasi Layanan Polri

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 07:14 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polda Sumbar Masifkan Edukasi Masyarakat Digitalisasi Layanan Polri Doc: ANTARA
Ket. Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol HM Reza Chairul Akbar Sidiq.

PADANG – Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatra Barat (Sumbar) masifkan edukasi kepada masyarakat terkait digitalisasi berbagai  layanan strategis dan penegakan hukum bidang lalu lintas.

"Digitalisasi sudah diterapkan secara total di berbagai layanan strategis yang diberikan kepada masyarakat Sumbar," kata Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar Kombes Pol HM Reza Chairul Akbar Sidiq di Padang, Selasa (16/9).

Ia mengatakan beberapa layanan strategis tersebut mulai dari bidang penegakan hukum lalu lintas, registrasi dan identifikasi (Regident) kendaraan bermotor, hingga penanganan kecelakaan.

Dalam hal menegakkan hukum Polda Sumbar telah memaksimalkan penerapan Electronic Traffic Law Enforcement (Etle), khususnya di Kota Padang.

Ia memaparkan untuk Kota Padang saat ini terdapat tiga unit ETLE yang digunakan oleh Kepolisian, dan telah difungsikan secara maksimal.

Layanan secara digital juga diterapkan dalam memantau kondisi arus lalu lintas terkini melalui Regional Traffic Management Centre (Pusat Manajemen Lalu Lintas Regional).

"RTMC kami gunakan untuk memantau situasi terkini kondisi arus lalu lintas, jika ada yang perlu penanganan maka personel akan dikerahkan ke lokasi tersebut," jelasnya.

Ia menyebutkan pada bidang Regident pihaknya juga telah menerapkan pembayaran pengasahan pajak tahunan lewat aplikasi "Signal" milik Korlantas Polri.

Reza Chairul meminta masyarakat memahami dan mengetahui skema digitalisasi yang sudah diterapkan oleh Ditlantas Polda Sumbar dalam pelayanan Kepolisian.

Ia menyatakan keberadaan sistem digital hadir untuk mempermudah dan mengefisiensi pelayanan, sekaligus mencegah terjadinya pungutan liar (pungli).

"Digitalisasi akan mempersempit ruang transaksional sebagai celah terjadinya pungutan liar, karena tidak ada lagi transaksi tunai," jelasnya.

Ia menerangkan pada sistem tilang elektronik (Etle) misalnya, pembayaran tilang dilakukan lewat virtual akun bernama BRIVA tanpa melalui petugas.

Reza mengatakan digitalisasi pelayanan yang dilakukan oleh pihaknya juga dibarengi dengan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang melek dengan teknologi.

Untuk diketahui, Polri tengah bersiap memperingati Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 pada 2025 dengan tajuk "Lalu lintas modern yang berkeselamatan menuju Indonesia Emas".

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Pelaksanaan program penghapusan bentor

12 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Pelaksanaan program penghap...
Megapolitan
Pemprov DKI gelar program o...
Megapolitan
Jelang Pertunjukkan Teater ...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.