Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menanti Hasil RDG BI, Rabu 17 September 2025

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 08:45 WIB | Oleh:
Menanti Hasil RDG BI, Rabu 17 September 2025 Doc: istimewa

JAKARTA – Rupiah diperkirakan bergerak mendatar da­lam perdagangan di pasar uang antarbank, tengah pekan ini. Hal tersebut dipengaruhi sikap investor yang cende­rung wait and see hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indo­nesia (RDG BI) dan pertemuan bank sentral Amerika Seri­kat (AS) atau The Fed.

Kepala Ekonom Bank Permata Josua Pardede melihat investor cenderung menantikan arah kebijakan moneter BI, hari ini (17/9). Bank sentral diperkirakan memperta­hankan kebijakan suku bunga acuan di level 5,0 persen.

Karenanya, Josua memproyeksikan kurs rupiah terha­dap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (17/9), bergerak sideways di kisaran 16.400 – 16.500 rupiah per dollar AS.

Sebelumnya, nilai tukar rupiah pada penutupan perda­gangan, Selasa (16/9) sore, melemah sebesar 24,50 poin atau 0,15 persen dari sehari sebelumnya menjadi 16.440 rupiah per dollar AS.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan pelemahan nilai tukar (kurs) rupiah seiring dengan pelaku pasar yang mencermati lebih lanjut kebijak­an pengalihan dana ke perbankan di dalam negeri.

“Pelaku pasar merespons negatif gebrakan menteri ke­uangan mengucurkan dana 200 triliun rupiah yang meng­endap di Bank Indonesia (BI) untuk disalurkan perbankan menjadi kredit, awalnya cukup menggembirakan pasar dan berbau politis agar mendapatkan simpati publik,” ujar Ibra­him dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Se­lasa (16/9).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.