Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantul Optimistis Capai Swasembada Beras pada 2025

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 17:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bantul Optimistis Capai Swasembada Beras pada 2025 Doc: Dok. Antara

BANTUL – Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, meyakini target swasembada beras pada 2025 dapat tercapai. Optimisme ini didasarkan pada capaian produksi padi semester pertama tahun ini yang sudah menunjukkan hasil positif.

"Kita di semester pertama tahun 2025 produksi padi sudah mencapai 116 ribu ton gabah kering giling sampai Juni, sehingga Insyaallah kita swasembada pangan," ujar Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo, Senin (15/9).

Ia menjelaskan, pada musim tanam tahun ini luas areal padi meningkat hampir 3.000 hektare dibandingkan 2024. Peningkatan tersebut tidak lepas dari dukungan pemerintah melalui berbagai intervensi, mulai dari bantuan alat dan mesin pertanian, pupuk, hingga sarana produksi.

"Dan kita sekarang sudah menerapkan panen tanam, panen tanam padi. Karena, pada tahun 2025 ini, di Bantul ada peningkatan luas tanam lebih dari 3.000 hektare dibanding pada 2024, jadi kita surplus," katanya.

Dengan penambahan lahan tersebut, Joko memperkirakan hingga akhir 2025 produksi padi di Bantul bisa menembus lebih dari 200 ribu ton gabah kering giling. Jumlah ini naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sekitar 180 ribu ton.

"Dengan produksi padi tersebut, kami optimis swasembada beras di Kabupaten Bantul tercapai, bahkan untuk tiga bulan ke depan stok padi kita aman, karena Bantul selalu panen," tambahnya.

Terkait kondisi cuaca yang kerap tidak menentu, Joko memastikan tidak ada dampak signifikan terhadap hasil pertanian. “Sampai saat ini tidak ada laporan yang gagal panen. Saya juga sudah ke lapangan, tetapi petani itu tidak ada permasalahan, jadi saya kira cuaca saat ini tidak ada permasalahan,” jelasnya.

Selain padi, komoditas hortikultura juga menunjukkan hasil menggembirakan. Saat ini, petani di wilayah selatan Bantul tengah membudidayakan cabai dengan hasil produksi dan harga jual yang cukup baik.

"Tentunya kami harap cuaca di Bantul tetap bagus, sehingga produksi pertanian kita bisa meningkat," ujar Joko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.