Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

India Terus Diguyur Hujan Deras Renggut Sembilan Korban Jiwa

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 22:01 WIB | Oleh:
India Terus Diguyur Hujan Deras Renggut Sembilan Korban Jiwa Doc: AFP/Getty Images

ANKARA - Setidaknya sembilan orang tewas di berbagai wilayah India dalam 24 jam terakhir akibat hujan deras yang terus mengguyur negara Asia Selatan tersebut, kata pejabat pada Selasa (16/9).

Bertambahnya korban menyebabkan total korban jiwa selama musim monsun yang sedang berlangsung ini kini telah melebihi 450 orang.

Tiga kematian dilaporkan masing-masing di negara bagian barat Maharashtra dan negara bagian utara Himachal Pradesh serta Uttarakhand, akibat hujan lebat yang memicu ledakan awan, banjir bandang, dan tanah longsor.

Di Maharashtra, lebih dari 100 orang telah dievakuasi dalam 24 jam terakhir, menurut pernyataan Departemen Manajemen Bencana Negara Bagian pada Selasa (16/9).

Kepala Menteri Himachal Pradesh, Sukhvinder Singh Sukhu, mengatakan hujan deras yang terus-menerus sejak Senin malam telah menyebabkan kerusakan luas di distrik-distrik termasuk Mandi, Hamirpur, dan Shimla.

Dia mengonfirmasi bahwa tiga orang telah meninggal di Himachal Pradesh dan satu orang masih hilang.

“Hujan telah menyebabkan kerugian signifikan baik jiwa maupun harta benda. Saya telah menginstruksikan pemerintah untuk melakukan operasi bantuan dan penyelamatan secara maksimal di semua wilayah terdampak,” ujarnya.

Negara bagian yang terletak di kawasan Himalaya ini sangat terdampak musim monsun tahun ini, yang dimulai pada Juni.

Pernyataan dari otoritas bencana Himachal Pradesh pada Selasa menyatakan jumlah kematian akibat hujan, termasuk tanah longsor, di negara bagian tersebut saka telah mencapai 409 orang.

Di negara tetangga Uttarakhand, tiga kematian tambahan tercatat akibat hujan deras, lapor stasiun penyiaran negara DD News.

Hujan deras yang terjadi pada Senin (15/9) malam di wilayah Karligaad memicu respons dari Perdana Menteri Narendra Modi, yang berbicara dengan Menteri Kepala Uttarakhand, Pushkar Singh Dhami, untuk mengevaluasi situasi.

Musim monsun yang biasanya berlangsung dari Juni hingga September ini telah menyebabkan kerusakan besar di India utara, dengan berbagai insiden hujat lebat, banjir bandang, dan tanah longsor di sejumlah wilayah negara itu.

Di negara bagian utara Punjab, banjir yang dipicu musim monsun telah menewaskan lebih dari 50 orang dan berdampak pada ratusan ribu penduduk. Ant/Anadolu

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.