Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

BMKG Memprakirakan Wilayah Sumut Hujan Ringan hingga Sedang pada Rabu

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 16:21 WIB | Oleh:
BMKG Memprakirakan Wilayah Sumut Hujan Ringan hingga Sedang pada Rabu Doc: ANTARA/Juraidi
Ket. Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan, Endah Paramita.

MEDAN - Balai Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatera Utara (Sumut) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Rabu (17/9).

Prakirawan BBMKG Wilayah I Medan Endah Paramita di Medan, Selasa (16/9), menyampaikan kondisi cuaca di Sumut pada Rabu (17/9) pagi diperkirakan berawan.

Sedangkan pada siang dan sore hari hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di beberapa wilayah dengan hujan intensitas sedang diantaranya di Labuhan Batu dan sekitarnya.

Pada malam hari, lanjutnya, hujan ringan hingga sedang diprakirakan mengguyur sebagian besar provinsi itu. Hujan sedang terutama berpotensi terjadi di Labuhan Batu Utara, Langkat, Medan, Labuhan Batu, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Binjai dan sekitarnya.

Sementara itu pada dini hari hujan juga berpotensi turun di sejumlah daerah. Hujan ringan berpeluang terjadi di Labuhan Batu Utara, Medan, Tanjungbalai, Labuhan Batu, Padang Lawas Utara, Binjai, Batu Bara, Deli Serdang, dan sekitarnya.

BMKG memperkirakan suhu udara berkisar 14–34 derajat Celcius dengan kelembapan udara antara 69–99 persen. Angin bertiup dari arah selatan hingga barat daya dengan kecepatan 3–7 km per jam.

Sebelumnya Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan Medan Rizky Ramadhan mengatakan gelombang laut dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan di Sumut pada 16 hingga 18 September 2025.

Gelombang tinggi tersebut berpotensi terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu, perairan timur Kepulauan Nias, Perairan Kepulauan Batu, dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias.

Disebutkan bibit Siklon 89 W di Filipina memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang.

Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara, kata dia, umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari timur hingga tenggara dengan kecepatan berkisar 6-25 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna utara, Selat Malaka bagian utara, Samudera Hindia barat Bengkulu hingga Lampung, dan Samudera Hindia selatan Jawa. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Luar Negeri
Warga Russia Menjerit! Pemb...
Luar Negeri
Belarus Cemas Jumlah Latiha...
Luar Negeri
Insiden Maut Chiang Rai: Te...
Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

Ada Event Lari Lintas Alam, Jalur Pendakian Gunung Gede Pangrango Ditutup Seminggu

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
# 7
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
📅 Selasa, 23-Jun-2026
Menanti laporan MSCI, 23 Juni 2026
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.