Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Program MBG

📅 Senin, 15 Sep 2025, 16:39 WIB | Oleh:
Pemkab Tangerang Perkuat Layanan Program MBG Doc: HO/Pemkab Tangerang
Ket. Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah.

KABUPATEN TANGERANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten berkomitmen untuk terus memperkuat pemenuhan pelayanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah itu dengan menambah satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) di pondok pesantren (Ponpes).

"Alhamdulillah, di Ponpes Al Badar telah meresmikan dapur MBG yang kedua. Jadi, total ada 17 SPPG di Kabupaten Tangerang," kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah di Tangerang, Senin (15/9).


Ia mengatakan penguatan SPPG sebagai instrumen strategis untuk memperluas akses pelayanan gizi bagi penerima manfaat, di antaranya anak-anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui guna meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Kendati demikian, pengoptimalan pelayanan SPPG di lintas perangkat daerah, mulai dari Dinas Kesehatan, pendidikan dan pondok pesantren hingga pemerintahan desa untuk bisa menyukseskan program MBG tersebut.

"Program ini juga bertujuan mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta memperkuat karakter siswa, juga sejalan dalam penurunan stunting di Kabupaten Tangerang," katanya.

Intan mengatakan SPPG yang terbangun melalui yayasan di pondok pesantren siap mengakomodasi sebanyak 65.642 penerima manfaat

"Kini bertambah menjadi 17 SPPG. Maka, masyarakat yang terlayani program MBG ini kurang lebih mencapai 65.642 jiwa, baik anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui," ujarnya.

Ia berharap dengan dibukanya dapur MBG atau SPPG yang baru di pondok pesantren akan menambah jumlah menerima manfaat. Oleh sebab itu, program MBG ini akan terus berjalan hingga masyarakat di Kabupaten Tangerang dapat merasakan manfaatnya.

"Semoga terus berkembang dan masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara keseluruhan," ujarnya.

Dia meminta kepada SPPG di Kabupaten Tangerang untuk benar-benar memperhatikan aspek kesehatan, kandungan gizi, higienis dan tidak membosankan dalam proses pengolahan dan penyajiannya.

"Komposisi gizi sama, rasa makanan harus benar-benar sesuai dan tidak membosankan penerima. Dapurnya harus bersih, harus higienis, makanannya harus enak dan bergizi. Itu semua harus diatur, karbohidrat dan proteinnya dan kandungan gizi lainnya" kata dia. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival
Daerah
Dinas Perikanan: Kemarau Ga...
Daerah
Demokrat Jatim Panaskan Mes...
Daerah
Petugas Masih Terus Menyisi...
Luar Negeri
Islandia Usir 21 Aktivis An...
Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

Kemenkeu Ambil Alih 60 Persen Saham KCIC Whoosh, Target Rampung September 2026

06 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.