Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Batang Respons Cepat Arahan Kemendagri usai Aksi Massa

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 07:56 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Batang Respons Cepat Arahan Kemendagri usai Aksi Massa Doc: ANTARA
Ket. Penanggung Jawab Tim Kewaspadaan Informasi dan Media Monitoring Ditjen Politik dan PUM Kemendagri Hamda (nomor 6) bersama Wakil Bupati Batang (nomor 7) bersama forkompinda Batang di Batang, Jumat (12/9/2025).

BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, merespons cepat arahan dari Kementerian Dalam Negeri untuk melakukan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kondisi daerah tetap kondusif pasca-aksi massa.

Wakil Bupati Batang, Suyono, di Batang, Sabtu (13/9), mengatakan bahwa pihaknya telah melibatkan peran serta masyarakat dalam menindaklanjuti arahan Menteri Dalam Negeri untuk menciptakan kondisi daerah bisa tetap kondusif.

"Kami merespons perkembangan aksi unjuk rasa yang terjadi pada 25–30 Agustus 2025 secara nasional meski secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat cenderung kondusif," katanya.

Menurut dia, pihaknya mengambil langkah-langkah humanis berupa menerima pengunjuk rasa yang melakukan deklarasi damai. 

Aksi massa belum lama ini. kata dia, cenderung didominasi usia pelajar dan mengakibatkan kerusakan ringan berupa kaca jendela dan pagar kantor DPRD roboh.

Sebelumnya, Penanggung Jawab Tim Kewaspadaan Informasi dan Media Monitoring Ditjen Politik dan PUM Kemendagri Hamda mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh  Pemkab Batang dalam merespons dampak unjuk rasa baik pra maupun pasca-unjuk rasa. 

"Tindakan pemerintah menerima pengunjuk rasa dan melakukan deklarasi damai adalah bentuk respons yang baik untuk memastikan unjuk rasa berlangsung damai," katanya.

Ia menegaskan pemerintah hasrus menunjukkan sikap pro-rakyat melalui program pro-rakyat, menghindari pemborosan, dan tidak flexing.

Kementerian Dalam Negeri memantau seluruh wilayah Indonesia secara khusus untuk daerah yang terdampak aksi anarki. 

"Dalam konteks tersebut, mengarahkan pemerintah daerah untuk mendorong pengaktifan dan penguatan sistem keamanan lingkungan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap gangguan kamtibmas dengan penguatan partisipasi warga," katanya.
 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Perluasan Pasar Bisa Melalui Mekanisme Digital

27 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Perluasan Pasar Bisa Melalu...

Pembangunan SDM, Sekolah-sekolah di Tangsel Bersifat Inklusif

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pembangunan SDM, Sekolah-se...
Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp71.600/...
Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.