Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Gerakan Wisata Bersih di Labuan Bajo, Bentuk Nyata Peduli Lingkungan

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 23:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerakan Wisata Bersih di Labuan Bajo, Bentuk Nyata Peduli Lingkungan Doc: Antara Foto
Ket. Gerakan Wisata Bersih yang digelar Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores di Pantai Binongko, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) menggencarkan program Gerakan Wisata Bersih (GWB) sebagai komitmen menjaga kebersihan dan keberlanjutan destinasi pariwisata di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Gerakan Wisata Bersih menjadi langkah nyata kami untuk memastikan destinasi tetap lestari, nyaman, dan layak dikunjungi wisatawan dari seluruh dunia,” kata Plt Direktur Utama BPOLBF Dwi Marhen Yono dalam keterangan yang diterima di Labuan Bajo, Minggu.

Ia menyampaikan hal tersebut dalam program GWP yang dilaksanakan di sepanjang Pantai Binongko, Labuan Bajo dan diikuti oleh seluruh pegawai BPOLBF.

Program GWP merupakan salah satu program Quick Win aksi kebersihan lingkungan wisata yang diluncurkan oleh Kementerian Pariwisata. Program ini menjadi salah satu upaya dalam peningkatan daya tarik wisata.

Dia menjelaskan program GWP akan berlangsung secara rutin pada September hingga Desember 2025 mendatang, dengan titik kegiatan berfokus pada area destinasi wisata di Labuan Bajo dan sekitarnya.

Melalui inisiatif ini, lanjut dia, BPOLBF ingin menumbuhkan kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian penting dari pengelolaan destinasi pariwisata berkelas dunia.

Program GWP yang dilaksanakan BPOLBF tidak hanya menjadi agenda internal, melainkan diharapkan dapat menginspirasi masyarakat dan pelaku pariwisata untuk turut serta menjaga kebersihan kawasan wisata.

“Labuan Bajo adalah beranda pariwisata Indonesia yang harus kita jaga bersama," ujarnya.

Lebih lanjut, dalam pelaksanaan program GWB di Pantai Binongko total sampah yang berhasil dikumpulkan mencapai 207 kilogram, terdiri dari 188,5 kilogram sampah residu dan 18,5 kilogram sampah botol serta kaca.

Seluruh sampah yang terkumpul kemudian dibawa ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Warloka melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Manggarai Barat.

Ia juga menjelaskan melalui gerakan berkelanjutan ini, BPOLBF menegaskan komitmen menempatkan aspek keberlanjutan dan lingkungan sebagai prioritas utama dalam pembangunan destinasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
PBB Peringatkan Dampak Luas...
Daerah
Gempa M5,6 Mengguncang Pula...
Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

Laga Uji Coba: Spanyol Diimbangi Irak 1-1 Jelang Piala Dunia 2026

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.