Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Petani Muda Solok Hindari Pestisida Agar Ramah Lingkungan dan Kesehatan

5 Sabtu, 13 Sep 2025, 15:00 WIB | Oleh:
Petani Muda Solok Hindari Pestisida Agar Ramah Lingkungan dan Kesehatan Petani Muda Solok Hindari Pestisida Agar Ramah Lingkungan dan Kesehatan Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah petani muda di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumbar saat mengikuti sekolah magang tentang pelatihan pembuatan pupuk organik untuk tumbuhan.

SOLOK - Sejumlah petani muda di Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar) melakukan berbagai upaya menuju sistem pertanian yang ramah lingkungan dan terhindar dari pestisida.

Ketua Petani Milenial Sumbar Hariyanda Ade Sagita di Solok, Sabtu mengatakan saat ini para petani, khususnya di Nagari Alahan Panjang harus kembali pada sistem pertanian ramah lingkungan, yakni dengan menggunakan pupuk organik yang tidak merusak lingkungan dan kesehatan.

"Alahan Panjang terkenal dengan istilah Lembah Tengkorak karena penggunaan pestisida yang sangat banyak sekali. Menyebabkan polusi dan emisi yang berlebihan terhadap lingkungan. Serta berdampak pada kesehatan," kata dia.  

Alasan itulah yang menyentuh hati Nanda bersama petani muda lainnya di Nagari Alahan Panjang untuk memicu kembali sangat petani dalam menerapkan sistem pertanian ramah lingkungan. 

Menurut dia salah satu upaya yang dilakukan adalah adanya pelatihan tentang ramah lingkungan untuk generasi berikutnya.

Ia mengatakan saat ini memang tidak mudah mengubah pemikiran masyarakat setempat untuk kembali ke sistem pertanian ramah lingkungan. Bahkan sulit mengubah kebiasaan masyarakat yang bergantung pada pestisida.  

"Namun kita masih punya generasi muda dan harus mengubah pemikiran mereka yang masih menggantungkan pertanian pada pestisida," ujar dia.

Alahan Panjang merupakan daerah penghasil komoditas hortikultura unggulan seperti bawang merah yang merupakan produk terbesar kedua setelah Brebes, serta kentang, kol, cabai, dan markisa.  

Selain itu, pertanian hortikultura menjadi penopang ekonomi masyarakat setempat, dengan hasil pertanian yang dipasarkan ke kota-kota besar dan luar daerah.

Tidak hanya itu, bahkan Alahan Panjang juga merupakan pusat pemberdayaan tanaman hortikultura terbesar di Kabupaten Solok, Sumatera Barat.  

Lebih lanjut, ia mengatakan generasi muda petani milenial terus menunjukkan gebrakan baru di dunia pertanian. Salah satunya melalui Hortisius Agriculture Centrum (HAC) yang digagasnya, yakni mengembangkan pertanian ramah lingkungan berbasis teknologi dan kearifan lokal.

HAC hadir sebagai wadah belajar, praktik, dan inovasi bagi generasi muda yang ingin terjun di dunia pertanian modern. Dengan prinsip ramah lingkungan, para petani milenial di HAC mengurangi penggunaan bahan kimia sintetis, memanfaatkan pupuk organik, serta mengembangkan pestisida nabati yang lebih aman bagi tanah, air, dan kesehatan manusia.

“Bagi kami, bertani bukan hanya tentang panen, tapi juga tentang menjaga bumi agar tetap lestari. Pertanian ramah lingkungan adalah investasi jangka panjang untuk masa depan,” kata Nanda.

Selain itu, HAC juga mendorong konsep pertanian berkelanjutan melalui sistem zero waste. Limbah pertanian diolah kembali menjadi pupuk kompos dan pakan ternak, sehingga tidak ada yang terbuang percuma.

Teknologi digital seperti sensor kelembaban tanah dan aplikasi monitoring pertumbuhan tanaman turut dimanfaatkan untuk meningkatkan efisiensi sekaligus menekan biaya produksi.

Produk-produk organik HAC kini mulai dikenal luas, dipasarkan ke pasar modern, kafe sehat, hingga komunitas pecinta pangan alami. Lebih dari itu, HAC juga membuka ruang edukasi untuk pelajar, mahasiswa, dan masyarakat yang ingin belajar langsung tentang praktik pertanian ramah lingkungan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Cristiano Ronaldo Umumkan P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.