Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangan Dingin Luis Enrique Sulap PSG Bagai Monster Menakutkan

5 Kamis, 05 Nov 2026, 18:19 WIB | Oleh:
Tangan Dingin Luis Enrique Sulap PSG Bagai Monster Menakutkan Tangan Dingin Luis Enrique Sulap PSG Bagai Monster Menakutkan Doc: ANTARA/X/PSG_Inside
Ket. Pelatih Paris Saint-Germain Luis Enrique.

JAKARTA - Pada 4 November, tepat 15 tahun Paris Saint-Germain (PSG) dalam masa kepemilikan Qatar Sports Investments (QSI), yang juga tepat 15 tahun dipimpin oleh CEO Nasser Al-Khelaïfi.

Dalam 15 tahun terakhir itu PSG telah memenangkan 43 trofi. Padahal, selama 41 tahun sebelum diakuisisi Qatar, klub Prancis itu hanya bisa mendapatkan 18 trofi.

Dari 43 trofi itu, dua di antaranya adalah trofi juara Liga Champions, dua trofi Piala Super Eropa, dan 12 trofi juara Ligue 1 Prancis.

Tidak hanya puluhan trofi yang berhasil diangkat PSG dalam 15 tahun terakhir itu, tapi juga kinerja keuangan mereka.

Pendapatan klub itu naik sembilan kali lipat dari kurun 2010-2011 sampai 2024-2025,  dari 99 juta euro menjadi 800 juta euro. Forbes bahkan memperkirakan nilai pasar klub ini mencapai 5,8 miliar euro pada 2025. Padahal, 14 tahun sebelumnya hanya 70 juta euro.

Penggemar mereka di seluruh dunia juga melonjak tajam. Indikasinya terlihat dari follower media sosialnya yang sudah mencapai 250 jutadari lebih 100 negara.

Pencapaian itu adalah resultante dari langkah ambisius pemiliknya dalam menjadikan klub ini nomor satu di Prancis dan di dunia.

Dalam kurun 15 tahun terakhir, QSI telah membenamkan investasi dua miliar euro untuk membangun PSG yang sekaligus menciptakan 2.400 lapangan kerja di klub itu.

Investasi sebesar itu sudah termasuk untuk membangun berbagai fasilitas baru, termasuk proyek pengembangan pemain muda dan PSG Training Center senilai 350 juta euro yang beroperasi sejak November 2024.

Mereka agresif membeli pemain-pemain megabintang dari berbagai klub top dunia, termasuk Lionel Messi dari Barcelona.

Sayang, upgrade skuad ketika itu tak berhasil mengangkat PSG untuk berbicara banyak di luar kompetisi dalam negeri Prancis, karena berulang kali gagal mencapai babak puncak Liga Champions.


Kini semakin menakutkan

Sejak 2011-2012 yang menjadi musim pertama PSG di bawah QSI, sampai musim 2023-2024, klub Prancis itu tak pernah bisa menjuarai Liga Champions. Padahal pada periode itu, mereka diperkuat banyak pemain bintang, termasuk Messi, Neymar, dan Kylian Mbappe.

Mereka pernah satu kali nyaris menjuarai Liga Champions saat Neymar dan Mbappe masih ada pada 2019-2020.

Namun akhirnya pada musim 2024-2025 dan kemudian 2025-2026 mereka menjuarai Liga Champions, justru setelah skuad mereka tak lagi diisi pemain-pemain bintang, termasuk Mbappe.

PSG pun menjadi klub pertama sejak 2018, yang dua kali berturut-turut menjuarai Liga Champions,  pada 2025 dan 2026.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Cristiano Ronaldo Umumkan P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.