Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Telkom University dan AirNav Kembangkan AI untuk Modernisasi Navigasi Penerbangan

5 Kamis, 05 Nov 2026, 18:20 WIB | Oleh:
Telkom University dan AirNav Kembangkan AI untuk Modernisasi Navigasi Penerbangan Telkom University dan AirNav Kembangkan AI untuk Modernisasi Navigasi Penerbangan Doc: Telkom
Ket. Telkom University berkolaborasi dengan AirNav Indonesia mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung modernisasi layanan navigasi penerbangan. Inovasi yang memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Aviation Safety and Security Reverse Trade Mission (RTM) di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, pada 26 Oktober hingga 6 November 2026.

JAKARTA - Telkom University berkolaborasi dengan AirNav Indonesia mengembangkan aplikasi berbasis kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung modernisasi layanan navigasi penerbangan. Inovasi yang memanfaatkan teknologi Large Language Model (LLM) tersebut diperkenalkan dalam rangkaian Aviation Safety and Security Reverse Trade Mission (RTM) di Arlington, Virginia, Amerika Serikat, pada 26 Oktober hingga 6 November 2026.

Forum yang diselenggarakan United States Trade and Development Agency (USTDA) itu menjadi wadah bagi Indonesia dan Filipina untuk bertukar informasi serta menjajaki peluang kerja sama teknologi di bidang keselamatan dan keamanan penerbangan. Salah satu solusi yang diperkenalkan AirNav Indonesia dalam kegiatan tersebut adalah aplikasi berbasis AI untuk membantu proses penyusunan Notice to Airmen (NOTAM) hasil pengembangan bersama Telkom University.

Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc., mengatakan kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk penerapan hasil riset perguruan tinggi untuk menjawab kebutuhan industri. Menurutnya, inovasi teknologi yang dikembangkan di lingkungan akademis perlu diarahkan agar dapat diterapkan dan memberikan manfaat secara langsung.

“Bagi Telkom University, kolaborasi ini menjadi salah satu bentuk nyata bagaimana hasil riset dan pengembangan teknologi di perguruan tinggi dapat memberikan solusi bagi kebutuhan industri. Kami ingin memastikan bahwa inovasi yang dihasilkan tidak hanya berhenti pada tataran akademis, tetapi juga dapat diimplementasikan dan memberikan manfaat secara langsung. Melalui pengembangan NOTAM berbasis AI bersama AirNav Indonesia, kami berharap teknologi ini dapat mendukung peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan layanan navigasi penerbangan, sekaligus menunjukkan bahwa inovasi anak bangsa memiliki potensi untuk bersaing di tingkat global,” ujar Prof. Suyanto.

Dalam layanan navigasi penerbangan, NOTAM merupakan informasi penting yang memuat pemberitahuan mengenai kondisi atau perubahan fasilitas, layanan, prosedur, hingga potensi bahaya yang dapat memengaruhi keselamatan penerbangan. Informasi tersebut menjadi acuan bagi pilot, maskapai, dan pemangku kepentingan penerbangan dalam mengambil keputusan operasional.

Penyusunan NOTAM membutuhkan ketelitian karena informasi yang disampaikan harus mengikuti format dan standar penerbangan internasional. Untuk membantu proses tersebut, aplikasi hasil kolaborasi Telkom University dan AirNav Indonesia memanfaatkan teknologi AI yang dapat memahami masukan menggunakan bahasa sehari-hari, kemudian mengolahnya menjadi format NOTAM sesuai ketentuan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional atau International Civil Aviation Organization (ICAO).

Penerapan teknologi tersebut dapat digunakan, misalnya, ketika terdapat pekerjaan perbaikan landasan pacu atau runway. Petugas cukup memasukkan informasi mengenai pekerjaan tersebut menggunakan bahasa sehari-hari, kemudian sistem AI membantu mengubahnya menjadi NOTAM yang ringkas, spesifik, dan sesuai standar.

Pengembangan aplikasi ini telah dimulai melalui kerja sama strategis kedua institusi. Pada 28 Juli 2025, AirNav Indonesia dan Telkom University melaksanakan soft launching pengembangan aplikasi NOTAM-AI sekaligus menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Pusat AirNav Indonesia, Tangerang, Banten.

Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya Telkom University dalam mendorong pemanfaatan hasil riset untuk menjawab tantangan industri. Sebagai perguruan tinggi di bawah naungan Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) dan bagian dari ekosistem TelkomGroup, Telkom University juga membuka peluang pengembangan inovasi teknologi karya anak bangsa agar dapat memberikan kontribusi lebih luas, termasuk di tingkat global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Cristiano Ronaldo Umumkan P...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

Gunung Merapi Berstatus Siaga, BPBD Sleman Tingkatkan Kesiapsiagaan Potensi Bencana

05 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.