Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaatkan PLTS, Desa Energi Berdikari di Karawang Tingkatkan Ekonomi Petani

📅 Sabtu, 13 Sep 2025, 21:30 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Manfaatkan PLTS, Desa Energi Berdikari di Karawang Tingkatkan Ekonomi Petani Doc: istimewa
Ket. Dengan memanfaatkan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), Desa Energi Berdikari di Karawang, Jawa Barat berhasil meningkatkan ekonomi petani

JAKARTA-Pada 2021, Karawang menduduki posisi sebagai salah satu kabupaten dengan tingkat kemiskinan ekstrem tertinggi di Jabar. Melalui beragam pembenahan, diantaranya lewat sektor argoindustri, Karawang mampu menekan jumlah penduduk miskin. Salah satu komoditas argoindustri yang berkembang adalah jamur merang.

"Meningkatnya permintaan produk jamur menjadi peluang bagi petani untuk melakukan budidaya jamur merang. Tapi tingginya biaya operasional sehingga belum dapat menutupi biaya yang dikeluarkan, menjadi permasalahan petani jamur merang," ujar Ikin, Ketua Kelompok Tani Tirta Makmur Dusun Tanjung Jata, Desa Muara, Cilamaya Wetan, Karawang, Jumat (12/9).

Melihat tantangan itu, Ikin dan kelompok taninya bekerja sama dengan Pertamina melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) Pertamina. Program ini bertujuan meningkatkan perekonomian dan lingkungan desa melalui pemanfaatan energi terbarukan.

"Pada September 2024, kami mulai dikenalkan Pertamina New Renewable Energy dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Kami manfaatkan untuk pompa air dalam budidaya jamur merang, penetasan telur ayam, dan penerangan. Pertamina juga memberikan jasa perawatan dan pendampingan serta pembinaan," ujar Ikin.

Pada Juli 2025, Pertamina menambah kapasitas PLTS yang semula 2,2 kWp dan baterai 5 kwh menjadi 6,6 kWp dengan kapasitas baterai mencapai 15 kwh. Peningkatan kapasitas ini berhasil menurunkan biaya operasional budidaya jamur merang dan usaha lainnya melalui penghematan biaya listrik sebesar 13,9 juta rupiah per tahun. Manfaatnya dinikmati oleh 1.200 warga Desa Muara. Penggunaan energi terbarukan juga berkotribusi pada penurunan emisi sebesar 8,58 tonCO2ek per tahun.

“Kami sangat bersyukur mendapatkan dukungan dari Pertamina berupa Program DEB yang memanfaatkan PLTS sebagai sumber energi yang dapat menghemat biaya listrik. Dimana sebelumnya petani jamur menggunakan energi listrik berbayar. Bahkan kelebihan dayanya dapat digunakan untuk pengembangan usaha lainnya,” ungkap Ikin.

Untuk memberdayakan ekonomi masyarakat, Kelompok Tani Tirta Makmur Desa Muara Karawang menerapkan pertanian terintegrasi memanfaatkan PLTS untuk budidaya jamur, jambu kristal, mangga, kembang kol dan cabai rawit. Juga ternak ayam kampung dan produksi kompos organik serta pengolahan limbah.

Ekonomi Berkelanjutan

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengatakan bahwa Pertamina berkomitmen untuk dapat menyediakan energi bersih bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Melalui Program Desa Energi Berdikari mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan masyarakat lokal dan mengurangi dampak lingkungan serta mengatasi ketimpangan akses energi dengan pemanfaatan energi terbarukan. 

“Saat ini, Pertamina memiliki 176 Program Desa Energi Berdikari di seluruh Indonesia. 70 persennya berada di luar Pulau Jawa untuk mendukung pemerataan pembangunan di daerah – daerah terpencil dan kemandirian energi di pelosok negeri,” ungkap Fadjar. 

“Dari 176 DEB Pertamina, dampaknya dapat dirasakan langsung oleh 186.316 penerima manfaat termasuk 42 warga dengan disabilitas, dapat menghasilkan energi listrik dari energi terbarukan sebesar 757.759 Watt Peak (Wp). Serta pengurangan emisi karbon sebesar 729.808 TonCO2eq per tahun. Program DEB berdampak pada penciptaan nilai ekonomi masyarakat desa sebesar 3,7 milyar per tahun,” terang Fadjar.

Dengan Desa Energi Berdikari, Pertamina berharap masyarakat dapat merasakan manfaat nyata energi berkelanjutan sekaligus memperoleh peluang baru dalam meningkatkan kesejahteraan, serta menjadi bukti bahwa Pertamina konsisten dalam mendukung agenda transisi energi nasional menuju Net Zero Emission 2060, sekaligus memperkuat kontribusi Perusahaan dalam pembangunan ekonomi dan sosial Masyarakat desa.

Desa Energi Berdikari merupakan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pertamina yang mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia nomor 6, yaitu membangun desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan serta sejalan dengan prinsip Environmental, Social and Governance (ESG) dan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB).

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

KADIN Sebut Stabilitas Ekonomi Indonesia Jadi Modal Hadapi Kondisi Global

19 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.