Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Musim Hujan Tiba, 11 Puskesmas di Mataram Disiagakan Hadapi Bencana

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 14:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Musim Hujan Tiba, 11 Puskesmas di Mataram Disiagakan Hadapi Bencana Doc: Antara Foto
Ket. Puskesmas Mataram, Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, terlihat siaga antisipasi bencana hidrometeorologi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menyiagakan tenaga kesehatan (nakes) pada 11 puskesmas se-Kota Mataram sebagai antisipasi bencana hidrometeorologi selama musim hujan.

"Banjir yang terjadi pada 6 Juli 2025 menjadi pelajaran saat musim hujan, yang dilakukan bukan hanya pencegahan penyakit melainkan juga potensi bencana hidrometeorologi," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram Emirald Isfihan di Mataram, Jumat.

Terkait dengan itu sejak Kota Mataram diguyur hujan selama dua hari secara terus menerus pada Senin dan Selasa (8-9/9-2025), pihaknya sudah meminta semua nakes pada 11 puskesmas se-Kota Mataram untuk tetap siaga.

Para petugas kesehatan harus tetap siaga di masing-masing wilayah kerja selama 24 jam dengan sistem shift, kata dia, begitu juga dengan layanan di UGD tetap dibuka serta ambulans harus disiagakan.

"Personel, obat-obatan, alat kesehatan, dan ambulans di 11 puskesmas sudah kami siagakan," katanya.

Hal tersebut sebagai bentuk kesiapsiagaan petugas medis dalam upaya penanganan kesehatan masyarakat ketika terjadi bencana hidrometeorologi, seperti angin kencang, banjir, tanah longsor, angin puting beliung, serta abrasi pantai.

Emirald mengatakan untuk layanan kesehatan saat ini difokuskan di puskesmas, belum ada yang disiagakan pada titik-titik potensi bencana seperti kawasan pesisir pantai maupun di daerah aliran sungai, yang dinilai rawan banjir.

Layanan puskesmas tersebar rata di enam kecamatan se-Kota Mataram dan IGD buka 24. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kata dia,  bisa langsung ke puskesmas terdekat dan jika membutuhkan penganan lanjutnya, puskesmas akan merujuk pasien ke rumah sakit.

"Tapi ketika masyarakat berada dalam kondisi gawat darurat, tim puskesmas siap turun dengan ambulans," katanya.

Ia berharap dengan menyiagakan tenaga kesehatan di puskesmas, masyarakat bisa terlayani secara maksimal serta dapat meminimalkan risiko dampak bencana hidrometeorologi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
DKI Jakarta Berbagi Ilmu Ob...

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

Bersejarah, Aldila Sutjiadi Jadi Petenis Indonesia Pertama Juarai DC Open

04 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.