Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Jatim Kirim Relawan dan Pompa Bantu Atasi Banjir di Bali

📅 Jumat, 12 Sep 2025, 00:05 WIB | Oleh:
BPBD Jatim Kirim Relawan dan Pompa Bantu Atasi Banjir di Bali Doc: Koran Jakarta/ Selocahyo
Ket. Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BPBD Jatim, Sriyono, dalam acara Teras Informasi, Tantangan Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas/Jambore Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, Kamis (11/9).

SURABAYA - Bencana banjir yang menimpa sejumlah wilayah di Bali ikut menjadi perhatian dan keprihatinan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Untuk itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, pada Kamis (11/9), mengirim bantuan untuk penanganan bencana yang menimpa masyarakat di pulau yang terkenal sebagai tujuan wisata dunia itu. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jatim, Gatot Soebroto telah menginstruksikan tim untuk mengirimkan bantuan yang sekiranya dapat membantu Pemprov Bali melakukan mitigasi bencana air tersebut.  

"Jadi untuk hari ini karena Bali itu bencananya banjir, tadi pagi sudah kita berangkatkan berupa dua pompa untuk menyedot membantu air yang ada di Bali," kata Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BPBD Jatim, Sriyono, saat mengisi acara Teras Informasi, Tantangan Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Komunitas/Jambore Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Provinsi Jawa Timur, di Surabaya, Kamis (11/9).

"Mengikutinya ada personil relawan yang juga dikirim. Ini inisiatif, bukan Pemprov Bali minta bantuan tapi kita langsung respon karena Bali terjadi bencana banjir yang begitu ekstrim sehingga Pak Kalaksa langsung memerintahkan anggota untuk

membantu," tuturnya. 

Sriyono menambahkan, untuk mengantisipasi peristiwa serupa, BPBD Jatim telah meminta seluruh kabupaten/kota untuk meningkatkan persiapan dan kewaspadaan. 

Menurutnya, berdasarkan rilis yang disampaikan oleh Badan Metrologi Djuanda bahwa mulai tanggal 10 sampai tanggal 17 September, pemerintah harus betul-betul memperhatikan situasi Jawa Timur karena adanya peringatan cuaca ekstrim yang ditujukan kepada 22 kabupaten/kota. "Dari situlah kami Pak Kalaksa sudah menindaklanjuti ke seluruh kepala BPBD kabupaten kota Jawa Timur untuk melakukan siaga, tidak hanya 22 daerah karena namanya itu ramalan sehingga kesiapan kami tidak hanya 22 tapi 38 kabupaten kota itu yang perlu kami sampaikan yang kedua kesiapan kami BPD."Dia menjelaskan BPBD Jatim sudah menyiapkan peralatan dan logistiknya apabila terjadi betul-betul terjadi cuaca ekstrim yang menimbulkan bencana. Persiapan tersebut baik alat maupun logistik sudah didistribusikan ke seluruh daerah agar dapat langsung dimanfaatkan segera jika terjado bencana. "Baik peralatan tenda perahu dan logistik semuanya termasuk makanan 70 persen sudah disampaikan ke BPBD kabupaten/kota, karena jika tidak didistribusikan sekarang akan makan waktu pengirimannya jika banjir terjadi di Banyuwangi misalnya yang jaraknya jauh dari Surabaya," ungkapnya. Menurut Sriyono BPBD kabupaten kota juga siap 24 jam dalam menghadapi potensi bencana.  "Cuaca ekstrem yang disampaikan BMKG itu adalah angin dan hujan. Jadi angin kencang dan hujan sehingga apabila dua itu akan terjadi pasti menjadi bencana. Kalau terjadi awan yang begitu pekat segera mencari tempat, jangan di depan pohon," tutupnya.  

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.