Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Jalur Pendakian Gunung Gede Penuh Sampah, TNGPP Koordinasikan Penanganan dan Jatuhkan Sanksi

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 20:02 WIB | Oleh:
Jalur Pendakian Gunung Gede Penuh Sampah, TNGPP Koordinasikan Penanganan dan Jatuhkan Sanksi Doc: ANTARA/istimewa
Ket. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang jalur pendakian Gunung Gede Pangrango yang ditinggalkan pendaki nakal sehingga merusak lingkungan taman nasional.

CIANJUR - Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melakukan koordinasi dengan berbagai pihak dalam penanganan sampah yang menumpuk di sepanjang jalur pendakian, termasuk menjatuhkan sanksi bagi pendaki yang melanggar aturan membuang sampah sembarangan.

Humas Balai Besar TNGGP Agus Deni di Cianjur, Kamis (11/9), mengatakan masih menunggu laporan dari petugas terkait banyaknya sampah di sepanjang jalur pendakian hingga ke puncak Gunung Gede Pangrango yang ditinggalkan pendaki.

"Ini ulah pendaki yang tidak bertanggung jawab. Meski sanksi tegas diterapkan masih saja banyak yang melanggar dengan meninggalkan sampah di jalur pendakian," katanya.

Hal tersebut, ungkap dia, tidak dibenarkan karena sebelum melakukan pendakian para pendaki sudah diminta mematuhi aturan membawa kembali sampah yang dihasilkan selama melakukan pendakian di taman nasional.

Untuk pembersihan sampah yang dilaporkan banyak menumpuk di sepanjang jalur pendakian, pihaknya akan berkolaborasi dengan berbagai pihak melakukan operasi bersih-bersih sampah.

"Pendaki diminta tidak merusak lingkungan taman nasional dengan cara menjaga lingkungan dan ekosistem, tidak membuang sampah sembarangan. Pendaki Gunung Gede merupakan pendaki cerdas yang menjaga lingkungan," katanya.

Untuk mengantisipasi hal serupa kembali terulang, pihaknya akan lebih meningkatkan sosialisasi dan sanksi tegas bagi pendaki yang melanggar aturan membuang sampah sembarangan, sehingga tidak ada lagi penumpukan sampah di sepanjang jalur pendakian.

"Sanksi tegas akan diterapkan bagi pendaki yang kedapatan membuang sampah sembarangan mulai dari teguran hingga larangan mendaki di taman nasional di Indonesia," katanya.

Sementara video tumpukan sampah di sepanjang jalur pendakian Gunung Gede Pangrango beredar di media sosial, di mana pendaki tidak bertanggung jawab banyak membuang sampah sembarangan di jalur pendakian hingga kawasan Alun-alun Suryakencana.

Terlihat dalam beberapa video sampah plastik bekas makanan ringan, minuman, dan lainnya berserakan di sepanjang jalur pendakian. Bahkan tumpukan sampah tersimpan di lokasi yang sudah tertera spanduk larangan untuk tidak membuang sampah di tempat tersebut. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Penyanyi Legendaris Peabo B...
Megapolitan
Polres Metro Bekasi Kota Be...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

Kesempatan Emas: UEA Buka 500 Lowongan untuk Pekerja Migran Indonesia

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.