Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

'Bali Cultural Guidebook' Dihadirkan Airbnb dan UNESCO Hadirkan Dorong Wisata Budaya

📅 Kamis, 11 Sep 2025, 19:05 WIB | Oleh:
'Bali Cultural Guidebook' Dihadirkan Airbnb dan UNESCO Hadirkan Dorong Wisata Budaya Doc: ANTARA/Sri Dewi Larasati
Ket. Peluncuran “Bali Cultural Guidebook” yang diinisiasi Airbnb berkolaborasi dengan UNESCO, di Jendela Bali, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Bali, Rabu (10/9).

BALI - Airbnb berkolaborasi dengan UNESCO menghadirkan “Bali Cultural Guidebook” guna mendukung wisatawan mengeksplorasi wisata kekayaan budaya di Bali.

Guidebook ini sebagai inisiatif dalam melestarikan warisan budaya yang unik, mendorong pariwisata merata dan bertanggung jawab melalui pemberdayaan dari komunitas tuan rumah atau homestay lokal sebagai duta budaya.

Director of Public Policy Airbnb Asia Pasifik, Mich Goh mengatakan berdasarkan riset Airbnb menunjukkan bahwa 90 persen wisatawan di Asia Pasifik mencari pengalaman budaya yang otentik.

“Di Airbnb, kami percaya bahwa perjalanan menjadi makin bermakna ketika kita dapat menciptakan koneksi yang tulus, tidak hanya dengan tempat, tetapi juga dengan orang dan budayanya,” kata Mich Goh, di peluncuran buku tersebut, di Jendela Bali, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Bali, Rabu.

Guidebook ini merujuk berdasarkan hasil pemetaan budaya yang dilakukan oleh UNESCO pada bulan Agustus hingga Desember 2024 yang mendokumentasikan kuliner lokal, seni dan kerajinan, tradisi yang hidup, dan situs-situs bersejarah di lima kabupaten yaitu Tabanan, Gianyar, Bangli, Buleleng, dan Badung.

Temuan-temuan tersebut menjadi dasar dari “Bali Cultural Guidebook” sebagai sumber informasi yang dirancang untuk memperkaya pemahaman tuan rumah (host homestay), menginspirasi wisatawan, dan memperkuat pariwisata budaya di seluruh pulau.

Pemberdayaan tuan rumah lokal menjadi duta budaya yang terampil melalui pelatihan khusus dan pemetaan budaya, guna membekali mereka dengan sarana, pengetahuan, dan inspirasi untuk membagikan tradisi, adat istiadat, dan warisan kebudayaan Bali dengan wisatawan global melalui cerita dan pengetahuan akan budaya lokal.

Program tersebut menghidupkan filosofi Tri Hita Karana yang mengedepankan keharmonisan antara alam spiritual, manusia, dan alam lingkungan.

Dengan mengedepankan wawasan komunitas, Airbnb dan UNESCO hendak mempromosikan pariwisata di luar destinasi populer pada umumnya, menghormati budaya lokal, dan menciptakan peluang ekonomi di daerah yang kurang dikenal.

Culture Programme Specialist, UNESCO, Moe Chiba mengatakan bahwa secara bersamaan, para pemilik homestay dan wirausahawan berperan penting untuk melestarikan dan menceritakan warisan budaya mereka.

“Warisan budaya itu tidak hanya dalam bentuk monumen, tetapi juga pada praktik kehidupan sehari-hari masyarakat. Program ini memastikan agar pariwisata justru memperlihatkan dan memperkuat budaya sehari-hari, bukan malah melemahkannya,” tutur Moe Chiba.

Adapun dalam panduan ini terdapat topik utama yang mencakup Sistem Subak Warisan Dunia UNESCO, Pura Sakral dan Situs Ikonik, Panduan Perjalanan yang Bertanggung Jawab, Hari-hari Perayaan dan Tradisi Kuliner, dan Kerajinan Tradisional.

Kadis Pariwisata Bali, I Wayan Sumarajaya mengapresiasi hadirnya “Bali Cultural Guidebook” sebagai buku yang tidak hanya menjadi referensi wisata budaya tetapi juga menjadi media pembelajaran, inspirasi, dan refleksi, yang memperkenalkan Bali melalui cerita-cerita otentik tentang kehidupan masyarakat.

“Sebuah inisiatif yang tidak hanya merekam dan merayakan kekayaan budaya Bali, tetapi juga memosisikan komunitas lokal sebagai pelaku usaha dalam memajukan pariwisata budaya yang berkelanjutan,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Buruan War Tiket Kereta Api, Ada Potongan 30 Persen

29 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Buruan War Tiket Kereta Api...
Daerah
Mahasiswa Kedokteran UNNES ...
Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...
Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.