Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Tak Terpengaruh Aksi Massa, ITDC Pastikan Turis Tetap Datang Tanpa Ragu

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 13:45 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tak Terpengaruh Aksi Massa, ITDC Pastikan Turis Tetap Datang Tanpa Ragu Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Sejumlah wisatawan mengunjungi Pantai Anyer di Kabupaten Serang, Banten, beberapa waktu lalu.

BADUNG - Meskipun sejumlah daerah tengah dilanda gelombang demonstrasi, sektor pariwisata Indonesia relatif tidak terganggu secara signifikan. 

Hal ini karena destinasi wisata utama masih beroperasi normal dan tidak berada di pusat konsentrasi aksi. 

Para pelaku usaha pariwisata juga cepat beradaptasi dengan meningkatkan komunikasi, memberikan jaminan keamanan, serta memastikan kenyamanan wisatawan.

Selain itu, pola kunjungan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, cenderung lebih dipengaruhi oleh kualitas layanan, promosi, dan aksesibilitas daripada dinamika politik jangka pendek. 

Pemerintah daerah dan aparat keamanan turut memastikan stabilitas di kawasan wisata strategis agar citra Indonesia tetap terjaga di mata internasional.

Ketahanan sektor pariwisata ditopang oleh diversifikasi destinasi dan koordinasi lintas sektor. 

Selama tidak ada eskalasi besar yang langsung menyasar kawasan wisata, dampak demonstrasi terhadap pariwisata akan tetap minimal, sehingga pertumbuhan kunjungan dan potensi devisa negara dari sektor ini diproyeksikan tetap positif.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC), sebagai bagian dari BUMN InJourney, memastikan tidak ada pembatalan kunjungan wisatawan sebagai dampak demonstrasi di sejumlah daerah di tanah air pada akhir Agustus 2025.

"Sampai hari ini tidak ada pembatalan kunjungan wisatawan," kata Direktur Operasi ITDC Troy Waroka di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Selasa (9/9).

BUMN itu mengelola kawasan wisata di antaranya the Nusa Dua di Kabupaten Badung, Bali, kemudian Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Golo Mori di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Di kawasan pengelolaan tersebut, imbuh dia, tingkat okupansi perhotelan masih tetap stabil dan sejumlah agenda pariwisata dan pendukung pariwisata tetap berjalan di tiga wilayah tersebut di tengah dinamika demokrasi tanah air dalam beberapa hari terakhir.

"Okupansi stabil, bahkan sejumlah kegiatan tetap berjalan bersamaan, rentetan kegiatan dalam satu hingga dua bulan ini berdekatan jadi tidak ada dampak," ucapnya.

Di Nusa Dua Bali misalnya pada 25-26 Oktober 2025 akan berlangsung festival Nusa Dua yang memadukan seni, musik, budaya dan pameran pariwisata.

Kemudian di kawasan Mandalika digelar beberapa ajang di antaranya lomba lari dan kejuaraan nasional balap motor sportbike pada pekan kedua dan ketiga September 2025.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Olahraga
Piala Dunia, Tim-tim Favori...
PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

PT KAI: Commuter Line lintas Tanjung Priok Mulai Berhenti di Stasiun JIS

23 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.