Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sinergi Kemenparekraf-BRIN, Riset Jadi Kunci Percepat Ekonomi Kreatif

📅 Rabu, 10 Sep 2025, 17:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sinergi Kemenparekraf-BRIN, Riset Jadi Kunci Percepat Ekonomi Kreatif Doc: Antara
Ket. Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menerima audiensi Kepala BRIN Laksana Tri Handoko dan jajarannya di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Selasa (9/9).

Jakarta - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersinergi memperkuat fondasi riset-inovasi guna memetakan potensi subsektor ekraf untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai mesin ekonomi baru Indonesia.

“Kita harus memetakan potensi ekonomi kreatif. Inilah tambang baru Indonesia, the new mining creative economy," kata Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu (10/9).

Menteri Ekraf menjelaskan bahwa kolaborasi dengan BRIN bertujuan untuk memperkuat ekosistem riset berbasis ekonomi kreatif sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

Menurutnya, riset menjadi fondasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dari daerah dan menyelesaikan tantangan di 17 subsektor Ekraf, khususnya tujuh subsektor prioritas.

"Data dan inovasi yang telah dihasilkan tentu saja nantinya akan disinergikan dengan asosiasi, komunitas, dan pemerintah daerah, sehingga dapat terus diperbarui serta memberikan manfaat langsung bagi ekosistem ekraf," ujar Menteri Ekraf.

Kerja sama Kementerian Ekonomi Kreatif dan BRIN juga mencakup pemanfaatan fasilitas riset untuk meningkatkan daya saing subsektor, penguatan perlindungan dan komersialisasi kekayaan intelektual, serta pengembangan kompetensi sumber daya manusia.

Upaya ini diharapkan tidak hanya memperkuat Kementerian Ekraf sebagai institusi, tetapi juga meningkatkan kapasitas ekosistem ekraf di seluruh Indonesia.

Kepala BRIN Laksana Tri Handoko menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung roadmap riset ekonomi kreatif 2025.

“Di banyak negara, ekonomi kreatif berbasis teknologi memang punya rentang pengembangan yang panjang. Di sisi lain, ekraf berbasis budaya juga penting, dan kami siap menjadi enabler yang menjembatani subsektor ekraf dengan hasil riset BRIN,” jelasnya.

Lebih lanjut, Handoko menekankan bahwa BRIN tengah fokus pada peningkatan nilai jual produk pertanian melalui riset turunan, yang dinilainya sangat relevan untuk dikelola bersama Kementerian Ekraf.

Kementerian Ekraf menilai kerja sama dengan BRIN akan memperkuat implementasi Asta Ekraf yang meliputi penguatan data, talenta, infrastruktur, pendanaan, dan pasar. Program ini ditujukan untuk meningkatkan daya saing subsektor prioritas, mulai dari gim, aplikasi, fesyen, kriya, musik, hingga seni pertunjukan.

Melalui sinergi riset dan kebijakan, Kementerian Ekraf bergerak optimistis agar ekonomi kreatif berdampak terhadap PDB, ekspor, investasi, dan penyerapan tenaga kerja dapat terus meningkat pada setahun bekerja.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Pameran Batik Jadi Pilihan ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.