Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Bakal Perluas Penegakan Aturan Keimigrasian Pasca Kasus Georgia

📅 Selasa, 09 Sep 2025, 01:35 WIB | Oleh:
Trump Bakal Perluas Penegakan Aturan Keimigrasian Pasca Kasus Georgia Doc: Mandel NGAN/AFP
Ket. Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, baru-baru ini berencana untuk menargetkan penegakan aturan keimigrasian secara luas terutama di sektor bisnis. Perluasan itu dilakukan setelah penggerebekan di fasilitas pabrik Hyundai di Georgia yang menangkap ratusan pekerja imigran. 

Saat berbicara di acara State Of The Union di CNN, kepala perbatasan Gedung Putih, Tom Homan mengatakan pemerintah akan mengintensifkan penyisiran dengan fokus pada tempat kerja.

“Kami akan melakukan lebih banyak operasi penegakan hukum di tempat kerja,” kata Homan.

“Tidak ada yang mempekerjakan imigran ilegal karena kebaikan hati mereka. Mereka mempekerjakan mereka karena mereka dapat bekerja lebih keras, membayar mereka lebih rendah, dan mengalahkan pesaing yang mempekerjakan karyawan warga negara AS,” kata Homan.

Pihak yang menentang tindakan keras Trump dan sejumlah kelompok bisnis mengatakan industri-industri utama AS, termasuk pertanian, perhotelan, dan pengemasan daging sangat bergantung pada imigran tanpa status legal.

Bakal Dipulangkan

Seperti diberitakan sebelumnya, otoritas imigrasi AS menangkap 475 orang atas pelanggaran imigrasi selama penggerebekan fasilitas Hyundai pada 4 September 2025 lalu. Sebagian besar adalah warga negara Korea Selatan.

Pemerintah Korea Selatan mengatakan pada 7 September para pekerja akan dipulangkan setelah prosedur administratif selesai.

Seorang pejabat Imigrasi dan Bea Cukai AS mengatakan dalam konferensi pers pada 5 September beberapa orang yang ditangkap di fasilitas tersebut telah melintasi perbatasan secara ilegal dan melebihi masa berlaku visa.

Seorang pejabat ICE lainnya mengatakanbahwa banyak dari mereka memiliki visa turis dan pelancong bisnis yang tidak disertai izin kerja.

Penangkapan di Georgia menyusul retorika yang lebih keras dari Trump terkait imigrasi ilegal. Selama berminggu-minggu, Trump dan para pejabat tingginya telah mengisyaratkan bahwa pemerintah dapat mengirim pasukan Garda Nasional dan petugas federal ke Chicago untuk memberantas kejahatan dan imigrasi.

Dalam unggahan Truth Social pada 6 September, Trump mengunggah meme berdasarkan film perang Vietnam tahun 1979, Apocalypse Now, yang memperlihatkan gambar cakrawala Chicago dengan api dan helikopter, mengingatkan pada serangan helikopter mematikan di sebuah desa Vietnam dalam film tersebut.

Homan membela meme tersebut, yang telah banyak dikritik oleh warga Chicago dan warga lainnya karena citranya yang seperti perang dan kesan bahwa kota tersebut merupakan target militer.

Ia mengatakan hal itu diambil di luar konteks dan bahwa pemerintahan Trump hanya akan berperang dengan penjahat dan mereka yang melanggar hukum imigrasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Rupiah Tembus Rp18.000 per ...

PIN SPMB Belum Masuk? Ini Penyebab dan Cara Ceknya

41 menit yang lalu | Andes Tanjung

Megapolitan
PIN SPMB Belum Masuk? Ini P...
Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.