Gempa Darat Jauh Lebih Mematikan Daripada Gempa Dasar Samudera. Pelajaran dari Gempa Bumi Sesar Maqur-Konar di Afghanistan
📅 Kamis, 04 Sep 2025, 05:00 WIB | Oleh: Winoto WahyuSeperti disebutkan diatas tadi, gempa Afghanistan (M6.0) hanya sedikit lebih kuat secara energi dibandingkan Gempa Cianjur (M5.6). Namun, kombinasi kedalaman, lokasi, dan kerapuhan bangunan mampu menghasilkan korban jiwa yang sangat besar. Ini menegaskan bahwa gempa dengan magnitudo menengah (M5.0 - M6.5) yang terjadi di darat dan dekat permukiman berpotensi sangat mematikan.
Berbeda dengan tsunami yang bisa diprediksi setelah gempa besar di laut, tidak ada peringatan dini untuk gempa bumi. Gempa darat terjadi secara tiba-tiba tanpa bisa diprediksi. Satu-satunya "peringatan" adalah pengetahuan dan kesiapan kita.
Selain bersiaga untuk gempa dan tsunami besar dari laut, fokus yang sama besarnya harus diberikan pada mitigasi gempa dari sesar-sesar darat. Pemetaan sesar aktif harus diperbarui dan disosialisasikan secara masif kepada publik dan pemerintah daerah.
Tidak kalah penting juga adalah penegakan Standar Bangunan Tahan Gempa: Ini adalah langkah mitigasi paling efektif.
Sebaiknya Anda baca juga:
Regulasi tentang konstruksi tahan gempa (SNI) harus diterapkan secara ketat, terutama untuk bangunan publik seperti sekolah, rumah sakit, dan perkantoran pemerintah. Program pelatihan untuk tukang dan insentif untuk perbaikan rumah rakyat juga sangat diperlukan bagi negara yang berada di cincin api seperti Indonesia.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!