Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamen PKP Ungkap Pentingnya Keberlanjutan dalam Pengembangan Perumahan

📅 Selasa, 02 Sep 2025, 03:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamen PKP Ungkap Pentingnya Keberlanjutan dalam Pengembangan Perumahan Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah.

Jakarta - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Fahri Hamzah mengungkapkan mendorong aspek keberlanjutan dalam pengembangan perumahan.

“Kementerian PKP mendorong agar pengembangan perumahan ke depan tidak hanya fokus pada ketersediaan hunian, tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan," ujar Fahri di Jakarta, Selasa (1/9).

Dia juga menambahkan energi terbarukan akan menjadi bagian dari solusi untuk mewujudkan kawasan permukiman yang lebih hijau dan mandiri energi.

Pemanfaatan energi bersih akan menjadi salah satu kunci penting dalam mendorong pembangunan kawasan permukiman modern yang efisien, hemat energi, dan ramah lingkungan.

Kementerian PKP menegaskan komitmennya dalam mendukung target pemerintah menuju Net Zero Emission 2060 sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui hunian yang layak, sehat, dan berkelanjutan.

Sebagai informasi, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan pemerintah membuka peluang bagi rumah modular cerdas berbasis net zero emissions (NZE) akan ikut andil dalam program pembangunan 3 juta rumah.

“Kami terbuka untuk saling memberikan support satu sama lain, ada kebutuhan pemerintah, khususnya program dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PKP) untuk membangun rumah-rumah rakyat di desa maupun di kota,” ujar AHY.

Terkait porsi rumah modular dalam program 3 juta rumah, pihaknya akan mendorong Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) terlebih dahulu untuk melakukan diskusi dengan PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) terkait potensi rumah modular bagi program pemerintah tersebut.

Menurut AHY, rumah modular cerdas berbasis NZE saat ini menjadi solusi di tengah tantangan krisis iklim, pemanasan global serta pencapaian target NZE 2060.

Selain itu, pihaknya berharap program rumah ramah lingkungan ini bisa terus dikembangkan demi mengatasi backlog perumahan di Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.