- Home
-
- Megapolitan
-
- Warga Sudah Dapat Mengguna...
Warga Sudah Dapat Menggunakan Transjakarta karena Telah Berjalan Seperti Biasa Kembali
Senin, 01 Sep 2025, 13:13 WIBJAKARTA â Setelah sempat tersendat karena sejumlah halte dibakar massa, maka mulai Senin ini seluruh rute layanan Transjabodetabek sudah berjalan normal pada Senin pascademo di beberapa titik di wilayah Jakarta dalam beberapa hari terakhir.Â
Per tanggal 1 September, pukul 05.00 WIB, seluruh rute layanan Transjabodetabek di 14 koridor sudah berjalan dengan normal. Memang ada sedikit hambatan, tetapi kami yakin sekarang ini pasti sudah normal. âTarif layanan Transjakarta dan MRT Jakarta digratiskan hingga 7 September,â tandas Gubernur Jakarta, Pramono Anung, Senin.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga menyatakan seluruh rute layanan sudah beroperasi normal. Begitupun dengan pelayanan seluruh rute angkutan malam (Amari) yang telah berjalan kondusif, bahkan sejak Minggu (31/8) malam. Sebelumnya, sejumlah rute layanan Transjakarta mengalami gangguan imbas unjuk rasa di beberapa titik di Jakarta, termasuk di depan gedung DPR/MPR dan Mako Brimob di Kwitang, Jakarta Pusat. Selain Transjakarta, layanan MRT Jakarta juga sudah beroperasi normal.
PT MRT Jakarta (Perseroda) menyebutkan waktu layanan operasional pada pukul 05.00-00.00 WIB. Kemudian, selang waktu keberangkatan (headway) kereta 10 menit pada jam tidak sibuk dan 5 menit pada jam sibuk. Dengan demikian, seluruh stasiun MRT Jakarta melayani penumpang, termasuk Stasiun Istora.Â
Aktivitas Pasar
Selain itu, aktivitas pedagang di kawasan Matraman, Jakarta Timur (Jaktim), juga berangsur normal setelah kericuhan yang terjadi di sekitar Markas Polres (Mapolres) Metro Jaktim, Sabtu (30/8) dini hari. Sejumlah pedagang yang sebelumnya sempat menutup lapak mereka kini sudah kembali berjualan seperti biasa. Kios makanan, pakaian, warung kelontong, dan pedagang kaki lima tampak menjajakan dagangan mereka.
Salah satu pedagang kaos kaki dan pakaian, Arman (59), mengaku lega dapat membuka kiosnya kembali tanpa khawatir. "Toko ini buka setiap hari, dari pagi sampai jam 17.00 WIB. Tapi pas ricuh sampai besoknya saya tutup, kemarin Minggu (31/8) sudah mulai buka, sekarang juga buka. Tutupnya hanya sehari aja," kata Arman saat ditemui di kiosnya di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Senin.
Dia mengaku sempat khawatir saat terjadi kericuhan di sekitar Mapolres Metro Jaktim, namun kemudian berusaha untuk tetap tenang dan tidak terbawa suasana. "Khawatir, ya, ada, tapi kan kita tahu sasarannya di polres. Saya tau ricuh juga dari media sosial, berita juga kan ramai, keliatan massa mengarah ke Polres Jakarta Timur," ujar Arman.
- MRT
- Bus Transjakarta
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Bus Transjakarta Rute 6D (Tebet-Bundaran Senayan) Kini Tak Lagi Berhenti di Menara Mandiri, Ini Alternatifnya
-
Desa Malang Semirang Gunakan Dana Desa untuk Ketahanan Pangan dan Pencegahan Stunting
-
Rayakan Hari Lansia, Transjakarta Ajak Lansia Keliling Jakarta Naik Open Top Tour
-
Penutupan Halte Transjakarta di Manggarai Ditunda, Ini Alasannya
-
Harga Kedelai Naik, Perajin Tempe Ponorogo Mendiskon Ukuran
-
Bus Transjakarta Rute 1N Tanah Abang-Blok M dan 10D Tanjung Priok- Kampung Rambutan akan Dihapus, Penumpang Bisa Gunakan Rute Lain yang Searah
-
Serie A Italia: Imbang Tanpa Gol, Napoli dan Como Sama-Sama Gagal Maksimalkan Peluang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.