Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tangerang Jamin Kerahasiaan Pelapor ASN Korup

📅 Senin, 01 Sep 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tangerang Jamin Kerahasiaan Pelapor ASN Korup Doc: ANTARA/Irfan
Ket. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang, Mugiya Wardhany.

TANGERANG – Masyarakat diingatkan tidak perlu takut untuk melaporkan bila melihat pegawai ASN yang korup. Pemerintah Kota Tangerang memastikan masyarakat yang melaporkan penyalahgunaan wewenang pegawai seperti korupsi melalui layanan Whistle Blowing System (WBS), identitasnya dijamin dirahasiakan.

“Warga tidak perlu khawatir saat memberikan informasi yang penting sebagai pengawasan pemerintahan. Karena kami berikan jaminan kerahasiaan identitas pelapor,” kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Mugiya Wardhany, Minggu. Mugiya mengatakan saat ini Pemkot Tangerang telah menyediakan layanan Whistle Blowing System (WBS) yang dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Tangerang LIVE.

Hal ini dilakukan sebagai upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel agar bebas dari praktik korupsi, maupun pelanggaran lainnya di lingkungan Pemkot Tangerang. Fitur WBS dapat diakses di tampilan awal Tangerang LIVE. Tujuannya agar mudah diakses atau ditemui pengguna. Sebelumnya, layanan ini adalah salah satu sub menu di layanan LAKSA dalam aplikasi Tangerang LIVE.

“WBS kini resmi dikeluarkan dari menu LAKSA dan menjadi menu tersendiri, di halaman pertama Tangerang LIVE. Langkah ini untuk mempertegas peran WBS sebagai sarana pelaporan khusus yang aman dan independen,” katanya. Dengan mekanisme baru ini, laporan yang masuk akan secara otomatis hanya bisa dilihat oleh pihak berwenang, sehingga integritas data dan kerahasiaan pelapor tetap terjaga sepenuhnya.

“Saat klik menu WBS, masyarakat tinggal mengisi data informasi pengaduannya. Di antaranya, pesan atau aduan, nomor telepon, foto atau bukti yang dimiliki dan lokasi,” sambungnya. WBS bukan sekadar fasilitas teknologi, tetapi juga wujud keterbukaan Pemkot Tangerang dalam melibatkan masyarakat untuk ikut serta dalam pengawasan jalannya pemerintahan.

Partisipasi aktif masyarakat melalui laporan akan sangat membantu mencegah praktik penyimpangan yang merugikan kepentingan publik. Selain itu, sistem ini juga mendukung semangat reformasi birokrasi dan pencegahan tindak pidana korupsi yang sedang digencarkan di seluruh jajaran pemerintahan. “Dengan adanya mekanisme pengaduan yang aman, masyarakat diharapkan lebih percaya diri untuk melaporkan dugaan pelanggaran tanpa rasa takut atau tekanan,” tandasnya.

Masalahnya bagaimana kalau yang terindikasi korupsi adalah pengelola WBS. Tentu laporannya bisa langsung dihapus (delede). Perlu ada counter juga untuk laporan-laporan yang tidak ditindaklanjuti, karena bisa mengindikasikan teman dekat atau pengelola WBS. Jadi perlu lebih satu tempat melaporkan indikasi korupsi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Nusron Wahid Dua Kali Mangk...
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.