RI Punya 70,72 Persen Penduduk Usia Produktif, Kemendukbangga: Waspadai Meningkatnya Pengangguran!
Senin, 01 Sep 2025, 21:40 WIBJAKARTA-Deputi Bidang Pengendalian Penduduk, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, Dr. Bonivasius Prasetya Icthiarto mengatakan potensi ancaman di balik besarnya penduduk usia produktif di RI.
"Indonesia saat ini sedang mengalami bonus demografi dengan 70,72 persen penduduk usia produktif. Meskipun menjadi peluang emas, kondisi ini juga membawa tantangan seperti tingginya pengangguran dan pembangunan yang kurang merata,"ungkapnya saat memberikan kuliah umum di IPDN Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Minggu (31/8).
Karena itu dirinya menekankan bahwa keberhasilan pembangunan nasional membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan swasta.
Untuk mengatasinya, penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dari keluarga, termasuk melalui penyusunan Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (GDPK), pengembangan Kampung Keluarga Berkualitas serta kolaborasi lintas sektor untuk menangani stunting dan populasi menua.
Karena itu dirinya mengajak masyarakat untuk meraih âdividenâ bonus demografi lewat GDPK dan PJPK (Peta Jalan Pembangunan Kependudukan). Kuliah umum ini merupakan upaya memperkuat sinergi antara Kemendukbangga/BKKBN dan IPDN dalam melahirkan aparatur yang kompeten di bidang kependudukan dan Pembangunan Keluarga.
Pekerja Formal
Roby Rushandie, Manajer Riset dan Pengetahuan The Prakarsa pada diskusi kesenjangan ekonomi di Jakarta, Senin (1/9) mengatakan, Pemerintah harus meningkatkan jumlah pekerja formal untuk mengimbangi ledakan penduduk usia kerja di Tanah Air.
Sebab, proporsi tenaga kerja informal di Indonesia semakin meningkat, sementara pekerja sektor formal cenderung menurun. Fenomena ini menurutnya tidak baik untuk membanguj ketahanan ekonomi. "Pekerja informal ini sangat rentan karena minimnya akses ke jaminan sosial,"tegasnya.
- bonus demografi
- tingkat pengangguran terbuka
- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
Kemenekraf Gandeng KOCCA Tingkatkan Ekonomi Kreatif
-
Sungai Terpanjang di Dunia, Dari Nil hingga Amur
-
Kulon Progo: Mengatasi Stunting tak Boleh Setengah-setengah, Harus Menyeluruh
-
Upaya Menekan Angka Prevalensi Stunting
-
LRT Jabodebek Layani 78 Ribu Penumpang Saat Peringatan HUT Kemerdekaan RI
-
Tiongkok Utus Wakil Perdana Menteri He Lifeng ke KTT ASEAN di Kuala Lumpur
-
Waspada! Lontaran Material Pijar Erupsi Gunung Ruang
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.