Tiongkok Utus Wakil Perdana Menteri He Lifeng ke KTT ASEAN di Kuala Lumpur

Sabtu, 25 Okt 2025, 14:03 WIB

KUALA LUMPUR - Wakil Perdana Menteri Tiongkok  He Lifeng menjadi perwakilan Negeri Tirai Bambu itu untuk menghadiri KTT Ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia.

Seperti dilaporkan BERNAMA, He Lifeng tiba di Kuala Lumpur, Jumat (24/10) malam, sebagai tamu undangan untuk menghadiri KTT Ke-47 ASEAN dan pertemuan terkait.

Ket. Foto: Wakil PM Tiongkok He Lifeng tiba di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (24/20/2025) untuk menghadiri KTT Ke-47 ASEAN dan pertemuan terkait. — Sumber: Antara/Bernama

Di sisi lain Tiongkok dan Amerika Serikat dikabarkan akan menggelar perundingan dagang di sela KTT ASEAN Malaysia.

Dalam pertemuan itu, AS akan diwakili Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan perwakilan dagang AS Jamieson Greer.

AS dan Tiongkok belakangan terus berupaya menciptakan dialog konstruktif, utamanya menjelang pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping di KTT APEC Korea Selatan, tanggal 31 Oktober hingga 1 November 2025 nanti.

Trump sendiri dikabarkan akan menghadiri langsung KTT Ke-47 ASEAN atas undangan negara-negara anggota ASEAN.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan Tiongkok sudah mengumumkan Wakil Perdana Menteri He Lifeng akan datang ke Malaysia untuk memimpin delegasi Tiongkok dalam melakukan negosiasi tingkat tinggi dengan Amerika Serikat pada 24-27 Oktober 2025.

"Tiongkok dan AS akan mengadakan konsultasi mengenai isu-isu penting dalam hubungan ekonomi dan perdagangan kedua negara sesuai dengan konsensus penting yang dicapai oleh kedua kepala negara melalui panggilan telepon sebelumnya tahun ini," demikian disebutkan dalam laman Kementerian Perdagangan Tiongkok.

Diketahui, AS dan Tiongkok akan mengadakan putaran baru perundingan dagang tingkat tinggi di Malaysia pada akhir pekan ini, membuka jalan untuk pertemuan antara Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping.

Dalam perundingan itu, delegasi AS akan dipimpin oleh Menteri Keuangan AS Scott Bessent. Ia mengatakan timnya berharap dapat menyelesaikan beberapa perbedaan dengan para pejabat Tiongkok sehingga Presiden Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping "dapat memasuki perundingan mereka dengan nada yang lebih positif."

"Akan sangat disayangkan jika pertemuan tatap muka pertama mereka terbuang sia-sia selama masa jabatan kedua Presiden Trump," ujar Bessent.

Ia menambahkan bahwa kedua belah pihak sedang berusaha mengatasi beberapa hambatan dan bergerak menuju "dialog yang lebih konstruktif antara AS dan Tiongkok."

Trump sebelumnya menyatakan keyakinannya untuk mencapai kesepakatan dengan Xi, meski tidak menjelaskan dasar optimismenya.

"Saya rasa kami akan membuat kesepakatan dalam segala hal,” kata Trump di Gedung Putih, mulai dari kesepakatan tentang dimulainya kembali impor kedelai Tio ngkokdari AS, "bahkan mungkin" satu kesepakatan tentang perlucutan senjata nuklir.

Putaran kelima perundingan dagang tingkat tinggi AS-Tiongkok dilaksanakan sejak musim semi dan berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan bilateral.

Tiongkok pekan lalu mengumumkan akan memberlakukan kontrol ekspor untuk logam tanah jarang yang direspons Trump dengan ancaman akan mengenakan tarif tambahan hingga 100 persen terhadap barang asal Tiongkok mulai 1 November 2025.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara, Lili Lestari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.