Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kembangkan EBT, Perusahaan ini Ubah Tenaga Laut Jadi Listrik untuk 60.000 Rumah di AS

📅 Minggu, 31 Agu 2025, 09:54 WIB | Oleh:
Kembangkan EBT, Perusahaan ini Ubah Tenaga Laut Jadi Listrik untuk 60.000 Rumah di AS Doc: AFP
Ket. Pelampung dilepaskan ke air selama demonstrasi teknologi pembangkit listrik Eco Wave Power yang menggunakan tenaga gelombang laut di pelabuhan AltaSea di Pelabuhan Los Angeles di San Pedro, California, pada 26 Agustus 2025.

SAN PEDRO - Dayung biru yang mengapung menari di atas ombak yang menghantam dermaga di Pelabuhan Los Angeles, secara diam-diam mengubah tenaga laut menjadi listrik yang dapat digunakan.

Instalasi inovatif ini mungkin memegang salah satu kunci untuk mempercepat transisi dari bahan bakar fosil yang menurut para ilmuwan diperlukan jika dunia ingin menghindari efek terburuk dari perubahan iklim.

"Proyek ini sangat sederhana dan mudah," kata Inna Braverman, salah satu pendiri perusahaan rintisan Eco Wave Power, kepada AFP.

Bentuknya mirip tuts piano, pelampung itu naik dan turun seiring dengan setiap gelombang. 

Mereka terhubung ke piston hidrolik yang mendorong cairan biodegradable melalui pipa ke wadah berisi akumulator, yang menyerupai tabung selam merah besar. 

Ketika tekanan dilepaskan, ia memutar turbin yang menghasilkan arus listrik. 

Jika proyek percontohan ini meyakinkan pihak berwenang California, Braverman berharap untuk menutupi seluruh pemecah ombak sepanjang 13 kilometer (delapan mil) yang melindungi pelabuhan dengan ratusan pelampung yang jika digabungkan akan menghasilkan listrik yang cukup untuk memberi daya pada 60.000 rumah di AS.

Pendukung teknologi mengatakan energi gelombang adalah sumber daya yang selalu terbarukan dan selalu dapat diandalkan.

Tidak seperti tenaga surya, yang tidak menghasilkan apa pun di malam hari, atau tenaga angin, yang bergantung pada cuaca, laut selalu bergerak. Dan jumlahnya banyak.

Teknologi Tangguh

Gelombang laut di lepas Pantai Barat Amerika secara teoritis dapat memberi daya pada 130 juta rumah -- atau memasok sekitar sepertiga listrik yang digunakan setiap tahun di Amerika Serikat, menurut Departemen Energi AS. 

Namun energi gelombang masih kalah bersaing dibandingkan energi terbarukan lain yang lebih dikenal, dan belum berhasil dikomersialkan dalam skala yang cukup besar.

Sejarah sektor ini penuh dengan perusahaan yang karam dan proyek yang tenggelam akibat ganasnya laut lepas. Mengembangkan perangkat yang cukup tangguh untuk menahan amukan ombak, sekaligus menyalurkan listrik melalui kabel bawah laut ke pantai, terbukti menjadi tugas yang mustahil sejauh ini.

"Sembilan puluh sembilan persen kompetitor memilih untuk memasang di tengah laut, yang biayanya sangat mahal dan sering rusak, sehingga mereka tidak dapat benar-benar menjalankan proyek," kata Braverman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp84.400/...
Nasional
Wakil Menteri Imipas Silmy ...
Nasional
Grab Tegaskan Rumor Hengkan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.